Ernando Ari jadi palang pintu terakhir Persebaya Surabaya saat hadapi Borneo FC. (Instagram @nandoariiiss)
JawaPos.com - Kiper Persebaya Surabaya, Ernando Ari baru saja mencatatkan rekor pribadi dengan mencatatkan penampilan ke-100 bersama Green Force saat laga menghadapi Persib Bandung Senin (2/3) lalu. Meski saat itu hanya bermain imbang 2-2, namun capaian itu tentu menandakan bahwa ia merupakan sosok yang penting bagi klub.
Kini menandai penampilan ke-101, Ernando Ari kemungkinan besar akan kembali dimainkan Bernardo Tavares saat menghadapi tuan rumah Borneo FC jika tidak cedera hingga latihan terakhir.
Laga ini juga tak kalah spesial karena debut pemain yang akrab disapa Nando ini di Persebaya adalah menghadapi tuan rumah Borneo FC pada musim 2021/2022. Sayangnya, kala itu, timnya kalah 3-1.
Meski begitu, Nando ternyata memiliki rekor yang cukup baik ketika menghadapi tim berjuluk Pesut Etam tersebut. Mengutip dari Transfermarkt, pemain asal Semarang itu telah lima kali menghadapi Borneo FC.
Selama lima laga tersebut, ia meraih dua kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan, dengan catatan delapan kebobolan, sekali clean sheet, serta satu kartu kuning dan satu kartu merah.
Malam nanti, ia bertekad meneruskan catatan positifnya meski musim ini lebih berat karena Borneo FC menjadi tim dengan produktivitas gol tertinggi di Super League, yaitu membukukan 42 gol.
“Kami datang ke sini bukan untuk kalah. Kami datang untuk mendapatkan tiga poin dan akan melakukan yang terbaik untuk memenangkan pertandingan," tegasnya seperti dikutip dari laman resmi klub.
Nando juga tidak menampik jika ia ingin mencatatkan clean sheet, dengan syarat para pemain punya visi yang sama dalam hal kerja sama tim dan bermain penuh determinasi.
“Untuk target clean sheet, tentu sebagai seorang kiper itu selalu menjadi target pribadi. Namun clean sheet hanya bisa tercapai jika tim bermain sebagai satu kesatuan, kompak, dan saling membantu di pertandingan,” imbuhnya.
Selain punya rekor yang bagus saat menghadapi Pesut Etam, musim ini Nando juga merupakan salah satu pemain paling konsisten di skuad Persebaya. Pemain berusia 24 tahun itu telah tampil dalam 22 pertandingan, mencatatkan 77 penyelamatan, dua intersep, serta tujuh sapuan.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
