Mauricio Souza gusar karena kerap dikritik terkait pemain baru Persija yang jarang dimainkan. (Dok: Persija)
JawaPos.com–Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza angkat bicara mengenai sikap Allano Lima dalam pertandingan yang kerap terkena kartu kuning. Dia membela winger asal Brasil tersebut dan mengingatkan betapa besarnya kontribusi Allano untuk Macan Kemayroan.
Allano Lima kembali jadi sorotan saat Persija berhasil mengalahkan Malut United FC dengan skor 3-2 dalam laga lanjutan Super League 2025/2026. Dia didapuk sebagai bintang laga alias pemain terbaik berkat memberikan dua assist.
Namun selain menyumbang dua assist, Allano Lima juga terkena kartu kuning saat Persija melawan Malut United FC pada laga lanjutan super league. Dia diberi kartu peringatan oleh wasit pada menit ke-57.
”Ya Allano meninggalkan lapangan dengan mengatakan bahwa dia sama sekali tidak mengatakan apa pun kepada pemain lawan, kepada wasit, atau kepada siapa pun. Saat itu ada beberapa pemain yang terlibat, dan satu-satunya pemain yang mendapat kartu adalah Allano,” kata Souza usai laga melawan Malut United FC.
Itu jadi kartu kuning kesebelas yang diterima Allano dalam 20 laga. Dua kartu kuning di antaranya diterima dalam pertandingan yang sama alias kartu merah saat menghadapi Persis Solo pada pekan kedua. Pemain berusia 30 tahun itu harus absen di laga berikutnya melawan Malut United FC.
Selain absen lawan Malut United FC, Allano juga sempat tak bisa memperkuat Persija ketika menghadapi Persik Kediri (pekan ke-13) karena menerima empat kartu kuning dan Arema FC (pekan ke-20) lantaran mengoleksi tujuh kartu kuning.
Souza sadar bahwa pemainnya kerap dapat kartu kuning. Namun dia resah karena kritikan terus menghampiri Allano Lima terkait masalah tersebut. Padahal, menurut Souza, kontribusi Allano di Persija sangat besar. Itu dibuktikan ketika melawan Malut United FC, di mana sang winger dapat penghargaan pemain terbaik ketujuhnya pada musim ini.
”Malut United menang melawan beberapa lawan yang bersaing untuk gelar di sini, di kandang mereka. Dan kami datang ke sini untuk pertandingan yang sangat sulit dan berhasil menang,” kata Souza.
”Saya pikir ini adalah ketujuh kalinya Alano memenangkan penghargaan pemain terbaik. Tapi kita hanya fokus pada kartu kuningnya, yang sangat menyedihkan,” tambah dia.
Lebih lanjut Souza menyampaikan bahwa dirinya sudah bilang ke Allano terkait masalah kartu kuning. Dia pun menilai pemain kelahiran Rio de Janiero itu selama ini sudah mengontrol dirinya sendiri.
”Apakah Alano pemain yang tidak bertanggung jawab sehingga mendapat begitu banyak kartu, atau ada semacam penganiayaan yang menargetkan pemain seperti dia? Kami telah berbicara dengannya beberapa kali dan dia telah mengendalikan dirinya,” ucap Mauricio Souza.
”Dia pemain yang bersemangat, pemain yang mencari permainan, yang mencari konfrontasi, tetapi hari ini dia sama sekali tidak melakukan apa pun yang pantas mendapat kartu. Dan saya akan fokus pada kemenangan Persija dan bukan pada kartu Alano,” ucap Mauricio Souza.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
