
Jenson Seelt mengenal kapten Timnas Indonesia Jay Idzes di akademi PSV Eindhoven. (instagram @jasok seelt)
JawaPos.com-Pemain keturunan Indonesia yang kini membela VfL Wolfsburg Jenson Seelt mengenang masa-masa ketika bersama Jay Idzes di lingkungan akademi PSV Eindhoven.
Meski tak banyak ingatan detail yang tersisa, Seelt mengakui bahwa kapten timnas Indonesia itu sudah menunjukkan kualitas sebagai bek yang solid sejak usia muda. Dalam sebuah wawancara singkat, Seelt menyebut Idzes sebagai pemain yang tenang dan konsisten saat masih meniti karir di akademi.
“Aku tidak terlalu banyak mengingatnya, tapi dia memang bek yang bagus sejak dulu,” ujar Seelt dengan nada santai dikutip dari akun instagram @perspecktivefootball.id.
Momen kebersamaan mereka memang tidak panjang, namun cukup memberikan kesan bagi pemain berusia 22 tahun itu.
Perjalanan karir Jay Idzes terbilang unik. Setelah meninggalkan akademi PSV, dia melanjutkan proses pembinaan di VVV-Venlo sebelum menandatangani kontrak profesional pertamanya dengan FC Eindhoven.
Di klub itu Idzes mulai mendapat menit bermain reguler dan berkembang sebagai bek tengah modern. Kesuksesan Idzes makin terlihat ketika dia pindah ke Go Ahead Eagles. Performanya yang stabil membuat banyak klub mulai melirik, hingga Venezia memboyongnya ke Italia.
Tak butuh waktu lama baginya untuk beradaptasi, Jay Idzes kemudian naik level dengan menjadi pilar pertahanan Sassuolo di Serie A. Konsistensinya di Italia membuat namanya makin diperbincangkan, termasuk di kalangan pecinta sepak bola Indonesia karena darah keturunannya.
Sementara itu, karir Jenson Seelt juga tengah memasuki fase penting. Setelah bergabung dengan Sunderland, dia harus menjalani periode sulit akibat cedera panjang pada musim 2024/2025.
Untuk mengembalikan kebugaran dan menit bermain, Seelt dipinjamkan ke Wolfsburg. Kesempatan itu dia manfaatkan untuk kembali ke performa terbaik, sembari membangun kepercayaan diri usai absen lama.
Meski perjalanan keduanya berbeda, baik Seelt maupun Idzes menunjukkan bahwa produk akademi PSV mampu berkembang dan menemukan jalannya masing-masing. Keduanya juga menjadi sorotan publik Indonesia yang bangga melihat pemain keturunan mampu bersaing di kompetisi Eropa.
Kini, baik Idzes maupun Seelt sama-sama berada di jalur yang semakin matang. Memori singkat di akademi mungkin sudah lewat, namun perjalanan panjang mereka baru saja dimulai dan penggemar Tanah Air tentu berharap keduanya bisa terus bersinar di level tertinggi.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
