Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 24 November 2025 | 00.10 WIB

Tetap Bangga! Kalah dari Iran, Indonesia jadi Runner-Up di Kejuaraan Sepak Bola Cerebral Palsy Asia Oceania

Para pemain tim Indonesia mengucapkan terima kasih kepada suporter setelah mengunci gelar runner-up Kejuaraan Sepak Bola Cerebral Palsy Asia Oceania IFCPF 2025 di Stadion Sriwedari, Solo. (ANTARA)

JawaPos.com - Indonesia mengunci gelar runner-up Kejuaraan Sepak Bola Cerebral Palsy Asia Oceania IFCPF 2025 setelah kalah 0-2 dari Iran pada partai final di Stadion Sriwedari, Solo, Sabtu malam, dikutip dari ANTARA.

Dua gol Iran pada pertandingan itu dicetak oleh Amirhossein Ghorbani (15') dan Alireza Ahmadimoghadam (33').

Pelatih tim sepak bola cerebral palsy Indonesia, Yanuar Dhuma Ardhiyanto, menyebut bahwa pencapaian skuadnya membanggakan karena awalnya Indonesia tidak diunggulkan untuk mencapai final.

Selain itu, Iran merupakan juara Piala Dunia Sepak Bola Cerebral Palsy Asia Oceania IFCPF tahun 2024.

"Ini pertandingan yang luar biasa. Teman-teman sudah berjuang dengan maksimal sepanjang pertandingan," kata Yanuar dikutip dari keterangan resmi NPC Indonesia. 

Pada laga tersebut, Yanuar menilai para pemainnya mampu membuat Iran kewalahan. Skuad Garuda juga bisa mendominasi laga terutama pada babak kedua.

Namun, Iran bisa memanfaatkan dua peluang menjadi gol dan bertahan dengan solid sehingga kemenangan mereka tidak terbendung.

Meski kalah, Indonesia sebagai finalis Kejuaraan Sepak Bola Cerebral Palsy Asia Oceania IFCPF 2025 berhak atas tiket ke Piala Dunia IFCPF 2026.

"Sekarang kami sudah mempunyai tolok ukur menghadapi tim yang menjadi juara dunia. Jadi kami akan meningkatkan kualitas permainan saat tampil di Piala Dunia 2026," kata Yanuar.

Timnas Indonesia juga mengapresiasi dukungan suporter di Solo yang tidak henti memberikan semangat mulai dari laga pertama sampai final.

Sementara kapten tim Iran, Hassan Safari, menyebut laga melawan Indonesia sulit untuk dimenangkan.

"Kami tentu senang bisa mempertahankan gelar juara yang dua tahun lalu juga kami raih di Melbourne. Namun, final ini benar-benar sangat sulit. Indonesia memiliki organisasi permainan yang sangat bagus. Saya berharap sepak bola cerebral palsy Indonesia bisa terus berkembang. Kami senang melihat ada tim baru di kawasan Asia Oseania," tutur Hassan Safari.

Editor: Banu Adikara
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore