Gol kapten Persebaya Surabaya Bruno Moreira bikin Dewa United tak pernah rasakan clean sheet. (Media Persebaya)
JawaPos.com-Bruno Moreira kini berdiri di barisan terdepan Persebaya Surabaya, bukan hanya sebagai pemain asing andalan, tapi juga pemimpin di lapangan. Perjalanan kariernya di Green Force berubah drastis, dari sosok yang dulu banyak belajar dan butuh arahan, kini menjadi panutan bagi rekan-rekan setimnya.
Status kapten yang kini disandang Bruno bukan hadiah instan, melainkan hasil dari proses panjang dan pembuktian diri di setiap laga.
Ia bukan hanya diharapkan jadi motor serangan, tetapi juga menjadi figur yang menenangkan ruang ganti di tengah tekanan berat yang sedang melanda tim.
Tiga laga tanpa kemenangan membuat atmosfer Persebaya Surabaya terasa tegang jelang laga kontra Persis Solo di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (2/11/2025).
Tim kebanggaan Kota Pahlawan itu belum mampu menunjukkan konsistensi yang diharapkan Bonek dalam lanjutan Super League 2025/2026.
Dalam tiga pertandingan terakhir, Persebaya Surabaya hanya mampu memetik dua hasil imbang dan satu kekalahan.
Mereka bermain 1-1 di markas Dewa United (26 September 2025), kalah 1-3 dari Persija Jakarta di kandang sendiri (18 Oktober 2025), lalu ditahan imbang 0-0 oleh PSBS Biak (24 Oktober 2025).
Rangkaian hasil tersebut membuat Green Force terperosok ke peringkat ke-10 klasemen sementara dengan koleksi 11 poin dari delapan laga.
Situasi ini jelas menambah tekanan bagi tim sekaligus menjadi ujian berat bagi Bruno dalam perannya sebagai kapten.
Namun, pemain asal Brasil itu memilih menghadapi situasi sulit ini dengan sikap dewasa dan tenang.
Ia memahami betul arti tanggung jawab yang kini diembannya, apalagi dengan statusnya sebagai salah satu pemain senior di skuad asuhan Eduardo Perez itu.
“Ya, sangat spesial, karena ketika saya masih muda, saya melihat kapten selalu sebagai contoh,” ucap Bruno, Sabtu (1/11/2025).
“Dan ini yang saya coba lakukan di sini (ketika ditunjuk sebagai kapten), terutama bagi pemain muda, bukan dengan berbicara, tapi dengan memberikan contoh yang baik, itulah yang coba saya lakukan.”
Kalimat sederhana itu menggambarkan filosofi kepemimpinan yang ia pegang. Bruno tak ingin menjadi sosok vokal yang hanya memberi instruksi, melainkan pemimpin yang menginspirasi lewat tindakan di lapangan.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
