Aktivitas Bawahskor berkolaborasi dengan Suar Benteng di luar Stadion Indomilk Arena. (Instagram @suarbenteng)
JawaPos.com — Tanggal 28 Oktober 2025 menjadi momentum refleksi semangat persatuan yang diwariskan para pendahulu lewat Sumpah Pemuda. Di tengah gema peringatan ke-97 bertema “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”, semangat itu hidup di lapangan hijau lewat gerakan kecil tapi berdampak besar dari unit kreatif Bawahskor di Yogyakarta.
Bawahskor, unit kreatif suporter PSIM Yogyakarta, jadi bukti sepak bola tak hanya tentang skor dan kemenangan.
Di tangan anak-anak muda seperti Dimas, sepak bola justru menjadi jembatan sosial yang menghubungkan kepedulian lingkungan, literasi, dan solidaritas akar rumput.
Dimas, pegiat aktif di Bawahskor, menceritakan bagaimana komunitas ini menjadikan setiap pertandingan sebagai ruang kolaborasi.
Tak hanya mendukung PSIM di tribun, mereka juga menciptakan gerakan nyata di luar lapangan lewat program literasi bernama Matchgazine dan kegiatan sosial bersama berbagai komunitas.
“Setiap kali pertandingan PSIM, entah kandang atau tandang, kami selalu beraktivasi,” ujar Dimas kepada JawaPos.com, Selasa (28/10/2025).
“Musim ini kami mencoba kolaborasi dengan teman-teman di Surabaya dan Tangerang, dan semuanya berangkat dari semangat literasi.”
Kolaborasi yang lahir dari semangat muda itu juga menggandeng platform sosial Bumiku Lestari.
Platform ini fokus pada pengumpulan sampah daur ulang yang ditukar menjadi produk pangan, dan Bawahskor menjadikannya bagian dari kegiatan setiap pertandingan.
“Kami menangkap platform mereka lalu mengaitkannya dengan sepak bola,” kata Dimas.
“Jadi, setiap penonton yang ingin mendapatkan Matchgazine bisa menukarnya dengan membawa sampah daur ulang seperti botol plastik, kardus, kertas, atau minyak jelantah.”
Dari ide sederhana itu, muncul gerakan ekologis di kalangan suporter. Penukaran sampah dengan Matchgazine bukan hanya simbol kesadaran lingkungan, tapi juga sarana memperkuat hubungan antarpenonton dan komunitas.
Dimas menyebut sistemnya fleksibel, siapa pun boleh menyumbang dalam jumlah apa pun.
“Kami hanya menekankan agar kontribusinya tidak sedikit, karena hasilnya akan dikumpulkan dan ditukar kembali melalui sistem Bumiku Lestari,” jelasnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
