Debut apes Diego Mauricio bersama Persebaya Surabaya saat hadapi Persija Jakarta. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Laga Persebaya Surabaya versus Persija Jakarta jadi momen berat bagi Diego Mauricio yang menjalani debutnya bersama Green Force. Pemain asal Brasil itu turun di menit ke-70 menggantikan Dime Dimov, namun tak mampu menyelamatkan Green Force dari kekalahan 1-3 atas Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (18/10/2025) malam.
Diego masuk dengan ekspektasi tinggi. Publik Surabaya menaruh harapan besar pada penyerang berusia 34 tahun itu untuk mengangkat performa lini depan Persebaya Surabaya yang belakangan tumpul di era pelatih Eduardo Perez.
Sayangnya, debut sang striker justru berjalan antiklimaks. Bermain sekitar 20 menit, Diego kesulitan menembus rapatnya pertahanan Persija yang dikawal Rizky Ridho dan Jordi Amat.
Eduardo Perez menurunkan Diego untuk memperkuat serangan bersama Mihailo Perovic. Persebaya Surabaya bahkan sempat bermain dengan dua striker murni di sisa laga, berharap bisa mencuri momentum setelah tertinggal dua gol.
Namun petaka datang hanya tiga menit setelah Diego masuk. Wasit menunjuk titik putih usai pelanggaran Catur Pamungkas di kotak penalti yang dieksekusi dengan sempurna oleh Allano de Lima.
Skor pun berubah menjadi 0-3 untuk keunggulan Macan Kemayoran.
Meski begitu, Persebaya Surabaya tak menyerah begitu saja. Upaya keras mereka akhirnya membuahkan hasil lewat sundulan Leo Lelis pada menit ke-77 setelah memanfaatkan sepak pojok Francisco Rivera.
Gol itu membangkitkan semangat Bonek di tribun Gelora Bung Tomo. Namun sisa waktu pertandingan tak cukup bagi Persebaya Surabaya untuk mengejar ketertinggalan.
Diego Mauricio sempat mendapat beberapa sentuhan penting di depan gawang. Tetapi koordinasi dengan lini tengah belum berjalan mulus, membuat peluangnya mudah dipatahkan pemain belakang Persija.
Persebaya Surabaya sebenarnya memulai laga dengan intensitas tinggi. Namun dua gol cepat dari Persija di babak pertama membuat mereka berada di bawah tekanan sejak awal.
Mihailo Perovic sempat membobol gawang Persija di menit ke-46, tapi wasit menganulir karena pelanggaran lebih dulu terjadi. Keputusan itu menurunkan momentum Persebaya Surabaya yang sedang mencoba bangkit.
Persija terus menebar ancaman lewat serangan balik cepat. Rizky Ridho bahkan nyaris menambah keunggulan lewat tembakan keras di menit ke-51 yang masih bisa ditepis Ernando Ari.
Persebaya Surabaya mencoba merespons dengan memasukkan Gali Freitas menggantikan Malik Risaldi. Pergantian ini sempat membuat ritme serangan Green Force lebih hidup, tapi penyelesaian akhir masih jadi persoalan utama.
Gali sempat melepaskan tendangan jarak jauh di menit ke-58 yang mengarah ke gawang, namun kiper Carlos Eduardo tampil gemilang menepis bola.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
