
Kiper PSM Makassar Reza Arya mendapatkan pemanggilan penain Timnas Indonesia. (Dok: instagram Reza Arya/PSM Makassar)
JawaPos.com — Terkuak sudah alasan mengapa Patrick Kluivert lebih memilih Reza Arya Pratama ketimbang Cyrus Margono ke Timnas Indonesia. Kiper PSM Makassar itu resmi dipanggil jadi kiper nomor lima setelah Emil Audero dipastikan absen karena cedera.
Pemanggilan mendadak itu terjadi jelang laga berat di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Arab Saudi pada Kamis (9/10/2025) lalu melawan Irak pada Minggu (12/10/2025) di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah.
Awalnya, Kluivert hanya memanggil tiga kiper utama yakni Emil Audero, Maarten Paes, dan Ernando Ari. Namun absennya Emil membuat Kluivert menambah dua nama lain yaitu Reza Arya Pratama dan Nadeo Argawinata.
Kluivert menegaskan dirinya ingin menjaga kedalaman skuad di sektor penjaga gawang. Nadeo dianggap konsisten di Borneo FC, sementara Reza punya rekam jejak mentereng bersama PSM Makassar.
Sebenarnya nama Reza bukan baru kali ini dipanggil ke Timnas Indonesia. Saat babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan China dan Jepang, ia juga sempat masuk daftar panggil meski akhirnya tak masuk skuad utama.
Bahkan pada era Shin Tae-yong, Reza sempat masuk daftar pemain melawan Palestina, Argentina, dan Turkmenistan pada 2023. Namun lagi-lagi ia hanya jadi bagian dari daftar bayangan tanpa benar-benar mendapat menit bermain.
Meski begitu, Reza Arya tetap mampu mencuri perhatian berkat catatan impresifnya di klub. Kiper 25 tahun ini sukses membawa PSM Makassar menjuarai Liga 1 Indonesia 2022/2023.
Musim ini, Reza baru bermain satu kali di Liga 1 dengan catatan kebobolan satu gol. Posisinya memang lebih sering digantikan oleh Hilmansyah di bawah asuhan Bernardo Tavares.
Namun secara keseluruhan, Reza punya rapor meyakinkan bersama PSM sejak 2019. Ia mencatatkan 100 penampilan, kebobolan 100 gol, dan mengoleksi 35 clean sheet alias nir bobol.
Statistik detail Reza juga cukup mentereng di berbagai ajang. Di ASEAN Club Championship ia main lima kali dengan 3 clean sheet, lalu di AFC Cup tampil tujuh kali dengan satu clean sheet meski kebobolan 14 gol.
Pada ajang Piala Presiden, Reza tampil empat kali dan mencatat dua clean sheet dengan hanya kebobolan tiga gol. Di Liga 1 sendiri, ia bermain 81 kali dengan 28 clean sheet dan kebobolan 78 gol.
Catatan ini membuat Kluivert merasa lebih aman menempatkan Reza dalam skuad darurat kiper. Selain pengalaman, Reza juga dianggap punya mental bertanding di kompetisi besar bersama klubnya.
Bandingkan dengan Cyrus Margono yang justru kariernya masih naik turun di Eropa. Kiper berusia 23 tahun itu kini bermain untuk KF Dukagjini di Liga Super Kosovo.
Musim 2025/2026, Cyrus baru mencatatkan satu penampilan dengan hasil satu kali kebobolan dan satu clean sheet. Musim sebelumnya ia tampil 17 kali dengan kebobolan 17 gol serta lima kali clean sheet dari 1.530 menit bermain.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
