
Rachmat Irianto jadi salah satu kekuatan penting Persebaya Surabaya jelang hadapi Persib Bandung, Jumat (12/9/2025). (Media Persebaya)
JawaPos.com — Sebagai mantan pemain, tentunya Rachmat Irianto sudah hafal betul cara bermain Maung Bandung. Hal itu akan sangat bermanfaat bagi Persebaya Surabaya yang ingin memutus keperkasaan Persib Bandung yang memenangi enam pertandingan dalam 12 pertemuan sejak era Liga 1.
Persebaya Surabaya akan bertandang ke markas Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada laga pekan ke-5 Super League 2025/2026, Jumat (12/9/2025).
Green Force datang dengan misi besar, bukan sekadar mencuri satu poin, tapi juga menghentikan tren positif Persib di awal musim. Kehadiran Rian, sapaan Rachmat Irianto menjadi senjata tersembunyi bagi tim asuhan Eduardo Perez.
Pemain serba bisa itu pernah membela Persib selama dua musim sejak 2022 hingga 2024, sebelum kembali ke Surabaya pada bursa transfer Juli 2025.
Pelatih Eduardo Perez tidak menampik jika Rian memberikan banyak masukan soal pola permainan Persib. Menurutnya, setiap detail yang dibocorkan mantan pemain sangat membantu dalam menyusun strategi.
"Tentu saja, saya berbicara dengannya. Tapi, saya berbicara tentang beberapa hal, seperti dengan pemain lain," kata Eduardo Perez dikutip dari I.League, Jumat (12/9/2025).
“Kami tahu Rian bermain untuk Persib, dan tentu saja, dia akan sangat senang bermain melawan Persib.”
Bagi pelatih asal Spanyol itu, peran Rian bukan hanya sebagai pemain, melainkan juga mata-mata yang bisa memberi informasi berharga. Apalagi Persib saat ini menjadi tim yang sangat konsisten dan sulit dikalahkan.
Persebaya Surabaya memang punya rekor kurang meyakinkan ketika bersua Persib di Liga 1. Dari 12 pertemuan terakhir sejak era Liga 1, Green Force hanya mampu menang tiga kali, kalah enam kali, dan sisanya berakhir imbang.
Namun dengan kondisi skuad yang semakin komplet, Eduardo Perez optimistis bisa mencuri poin di Bandung. Ia menegaskan motivasi tim dalam laga ini sangat tinggi untuk menantang dominasi Maung Bandung.
Kembalinya Rachmat Irianto dari cedera juga menjadi kabar baik untuk Persebaya Surabaya. Pemain berusia 26 tahun itu sebelumnya mengalami cedera anterior cruciate ligament (ACL) sejak Januari 2025 dan harus menepi cukup lama.
Setelah menjalani proses pemulihan intensif, kini Rian sudah kembali berlatih penuh bersama tim. Bahkan pekan lalu saat melawan PSM Makassar, ia sudah masuk daftar akhir pemain meski belum diturunkan.
Eduardo Perez mengaku belum bisa memastikan apakah Rian langsung tampil melawan Persib. Meski begitu, pulihnya sang gelandang bertahan jelas menjadi tambahan tenaga sekaligus motivasi bagi rekan-rekannya.
"Rian sudah bisa bergabung dengan tim. Sebelumnya, pekan lalu untuk pertandingan di (PSM) Makassar, dia masuk daftar akhir pemain. Selanjutnya (soal bermain) kita lihat saja," ucap Eduardo Perez singkat.
Sebagai gelandang bertahan, Rian dikenal punya kemampuan membaca permainan dengan baik. Selain itu, fleksibilitasnya untuk dimainkan sebagai bek tengah maupun bek kanan membuatnya semakin bernilai.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
