Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 4 September 2025 | 17.06 WIB

Catat 1 Shot on Target! Wonderkid Persebaya Surabaya Toni Firmansyah Dapat Rating 8.1 di Timnas Indonesia U-23

Toni Firmansyah siap wakili Persebaya Surabaya di Timnas Indonesia berjuang pada Kualifikasi AFC U-23 2026. (Media Persebaya)

JawaPos.com — Toni Firmansyah kembali membuktikan kualitasnya bersama Timnas Indonesia U-23 di ajang Kualifikasi Piala Asia U-23 2026. Wonderkid Persebaya Surabaya itu tampil impresif saat Garuda Muda ditahan imbang Laos 0-0 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Rabu (3/9/2025).

Meski Indonesia gagal memetik kemenangan, Toni tetap menjadi sorotan utama dengan performa apiknya di lini tengah. Ia mencatat rating tinggi 8.1 dalam 74 menit penampilannya sebelum digantikan Frengky Missa.

Toni tidak hanya berani mengambil risiko dengan melepaskan tembakan, tetapi juga rajin membantu transisi permainan. Statistiknya menunjukkan kontribusi besar, baik dalam menyerang maupun bertahan.

Pemain berusia 18 tahun itu melepaskan tiga percobaan tembakan, dengan satu di antaranya tepat sasaran. Dua lainnya masih melenceng dari target, namun cukup memberi ancaman bagi pertahanan Laos.

Selain agresif dalam menyerang, Toni juga solid dalam distribusi bola. Ia mencatat 33 operan sukses dengan akurasi yang baik meski sempat kehilangan sembilan umpan.

Kerja kerasnya di lini tengah terlihat dari delapan kali recovery bola. Ia juga melakukan tiga tekel bersih dan sekali intersep untuk memutus serangan lawan.

Tak hanya itu, Toni juga sempat dua kali memenangkan duel udara. Meskipun sempat gagal sekali dalam duel kepala, kontribusinya tetap membuat lini tengah Indonesia hidup.

Aksi-aksi Toni tercatat sejak babak pertama ketika ia melepaskan tembakan tepat sasaran di menit ke-24. Tendangan kerasnya menguji kiper Laos dan membuat suporter bersorak.

Di menit ke-38, Toni kembali mencoba peruntungannya lewat sepakan spekulasi. Sayangnya bola masih melenceng tipis dari gawang lawan.

Memasuki babak kedua, pergerakannya semakin dominan dalam mengatur ritme serangan. Ia beberapa kali terlibat dalam skema build-up bersama Arkhan Fikri dan Rayhan Hannan.

Pada menit ke-63, Toni nyaris mencetak gol lewat tembakan jarak jauh. Namun, bola masih melebar dan gagal menambah keunggulan bagi Garuda Muda.

Pelatih Gerald Vanenburg akhirnya menarik Toni keluar pada menit ke-74. Keputusan itu lebih karena kebutuhan rotasi dan penyegaran tenaga di lini tengah.

Sepeninggal Toni, Indonesia masih berusaha mencari gol hingga menit akhir. Beberapa peluang emas dari Hokky Caraka dan Rayhan Hannan juga belum berbuah hasil.

Laos sendiri tampil disiplin dengan bertahan rapat. Mereka juga bermain keras hingga mengoleksi lima kartu kuning sepanjang laga.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore