
Persik Kediri berhasil tumbangkan PSBS Biak di Maguwoharjo, Jumat (29/8/2025). (Dok. Media Persik)
JawaPos.com — Drama besar terjadi di Stadion Maguwoharjo, Sleman, dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Persik Kediri sukses mencuri kemenangan penting atas PSBS Biak lewat gol telat Jose Enrique di menit ke-87.
Laga berlangsung sengit sejak awal dengan tempo sedang. Kedua tim sama-sama kesulitan membongkar pertahanan lawan dan peluang emas jarang tercipta.
Persik sempat memperoleh tiga kali sepak pojok berturut-turut pada pertengahan babak pertama. Salah satunya hampir berbuah gol ketika sundulan Jose Enrique hanya membentur tiang gawang.
PSBS Biak tidak tinggal diam dan membalas lewat serangan balik cepat. Namun peluang emas mereka gagal dimanfaatkan dengan baik oleh lini depan.
Babak pertama berakhir tanpa gol, membuat pertandingan semakin terbuka di paruh kedua. Intensitas serangan meningkat tajam begitu wasit meniup peluit babak kedua.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-67. Persik membuka keunggulan melalui sepakan Irkhan Mila yang menuntaskan umpan matang rekannya.
Namun PSBS Biak merespons cepat hanya dua menit berselang. Andre Oktaviansyah berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat penyelesaian akurat.
Pertandingan pun kembali hidup dengan tensi tinggi. Kedua tim tampil habis-habisan untuk mencari gol penentu kemenangan.
Ketika laga terlihat akan berakhir imbang, Jose Enrique muncul sebagai pahlawan Persik. Sundulannya di menit ke-87 tak mampu dibendung kiper Dimas Galih dan menggetarkan jala PSBS Biak.
Gol dramatis itu membuat para pemain Persik bersorak kegirangan. Sementara kubu tuan rumah hanya bisa tertunduk kecewa setelah lengah di menit-menit akhir.
Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang. Persik Kediri pun memastikan diri membawa pulang tiga poin penuh dari Maguwoharjo.
Kemenangan ini terasa sangat krusial bagi Macan Putih dalam persaingan BRI Super League 2025/2026. Tambahan poin membuat mereka semakin percaya diri menghadapi laga-laga berikutnya.
Sementara itu, PSBS Biak harus mengakui kelemahan mereka dalam menjaga konsentrasi. Kegagalan mengantisipasi sundulan Jose Enrique menjadi penyesalan mendalam.
Meski bermain di kandang sendiri, PSBS justru kehilangan momentum. Publik Biak yang hadir di Sleman harus menerima hasil pahit di menit akhir.
Persik menunjukkan mental juara dengan tidak pernah menyerah hingga detik terakhir. Tim asuhan pelatih asal Portugal itu mampu mengontrol permainan dengan sabar.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
