Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 Agustus 2025 | 00.27 WIB

Dapat Tawaran 3 Juta Euro, Akankah NEC Nijmegen Lepas Calvin Verdonk ke Klub Prancis OSC Lille?

Calvin Verdonk ketika memperkuat Nec Nijmegen. (Istimewa) - Image

Calvin Verdonk ketika memperkuat Nec Nijmegen. (Istimewa)

JawaPos.com-Rumor transfer kembali menyelimuti dunia sepak bola Eropa. Bek kiri Timnas Indonesia Calvin Verdonk, dikabarkan tengah menjadi incaran serius klub asal Prancis OSC Lille. 

Klub berjuluk Les Dogues itu disebut menyiapkan tawaran sebesar 3 juta euro untuk memboyong Verdonk dari NEC Nijmegen. Kabar ini tentu memunculkan tanda tanya besar apakah NEC Nijmegen akan rela melepas pemain pentingnya.

Calvin Verdonk sejatinya masih terikat kontrak jangka panjang dengan NEC Nijmegen hingga tahun 2028. Artinya, posisi NEC cukup kuat dalam negosiasi transfer kali ini. 

Klub Belanda tersebut bisa saja menolak tawaran Lille atau justru memanfaat peluang untuk melepas Verdonk dengan harga jauh lebih tinggi.

Pemain berusia 27 tahun itu menjadi salah satu andalan Nijmegen di sektor kiri pertahanan. Penampilannya konsisten dengan kemampuan beradaptasi dengan gaya permainan modern membuat namanya mulai menjadi target tim-tim di luar Liga Belanda.

OSC Lille sendiri bukan tim sembarangan di Prancis. Musim lalu, mereka berhasil finis di posisi lima besar Ligue 1, yang artinya tetap menjaga asa tampil di kompetisi Eropa. Klub ini juga memiliki sejarah panjang dengan gelar-gelar prestisius di Prancis.

Lille pernah menjuarai Ligue 1 pada musim 1945/46, 1953/54, 2010/11, dan terakhir 2020/21. Selain itu, mereka juga sukses mengoleksi beberapa trofi domestik seperti Coupe de France (1946, 1947, 1948, 1953, 1955, 2011) serta Trophee des Champions 2021.

Dengan tradisi juara yang kuat, tidak heran jika Lille ingin memperkuat skuadnya musim ini. Mereka kini dilatih oleh Bruno Genesio, sosok yang punya pengalaman panjang di Ligue 1 bersama Lyon.

Bisa Jadi Pemain Indonesia Pertama di Ligue 1

Jika transfer ini terealisasi, Calvin Verdonk akan mencatat sejarah baru sebagai pemain Indonesia pertama yang tampil di Ligue 1, kasta tertinggi sepak bola Prancis. Hal ini tentu akan menjadi sorotan besar, tidak hanya bagi publik Indonesia tetapi juga bagi pecinta sepak bola Asia.

Kesempatan bermain di kompetisi sekelas Ligue 1 jelas bisa meningkatkan kualitas karier Verdonk. Level permainan di Prancis terkenal dengan intensitas tinggi, fisik kuat, serta kecepatan, yang akan menjadi tantangan sekaligus peluang besar baginya.

Daya tarik Lille juga semakin kuat karena keberadaan nama-nama besar di dalam skuadnya. Salah satunya adalah Olivier Giroud, mantan penyerang Arsenal dan Timnas Prancis.

Walau kini sudah memasuki fase akhir karirnya, Giroud tetap menjadi sosok berpengalaman yang bisa menjadi mentor bagi pemain muda maupun rekrutan baru.

Selain Giroud, ada pula Ethan Mbappe, adik dari bintang PSG dan Timnas Prancis, Kylian Mbappe. Kehadiran Ethan menambah daya tarik Lille sebagai klub yang berani memberikan kesempatan kepada talenta muda.

Bagi Verdonk, bermain satu tim dengan nama-nama tersebut tentu menjadi kesempatan langka. Ia bisa mendapatkan pengalaman berharga, sekaligus memperluas jaringan dalam dunia sepak bola Eropa.

Secara kepemilikan, Lille saat ini berada di bawah perusahaan investasi Merlyn Partners SCSp. Presiden klub adalah Olivier Létang, sementara sebagian saham juga dimiliki oleh investor asal Belanda, Marteen Paterman, serta pengusaha Italia, Alessandro Barnaba.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore