Playmaker Persebaya Surabaya Francisco Rivera saat juara bersama FC Llapi di Kosovo. (Instagram @cachisrivera)
JawaPos.com — Francisco Rivera bukan nama asing di sepak bola Indonesia. Gelandang asal Meksiko itu kini menjadi pusat perhatian setelah tampil gemilang bersama Persebaya Surabaya di awal musim Super League 2025/2026.
Menariknya, perjalanan karier Rivera tidak sekadar soal permainan apik di lapangan. Pemain berusia 30 tahun itu ternyata pernah merasakan manisnya gelar juara di Eropa Timur, tepatnya di Kosovo bersama FC Llapi.
Rivera sukses mempersembahkan dua trofi bergengsi selama membela klub asal Kosovo tersebut. Ia meraih Piala Kosovo pada 2022 serta menambah koleksi dengan mengangkat Piala Super Kosovo pada tahun yang sama.
Kisah sukses di Kosovo menjadi bukti Rivera bukan pemain sembarangan. Pengalaman meraih gelar di luar negeri membuatnya kini semakin termotivasi untuk membawa Persebaya Surabaya berjaya di Liga Indonesia.
Sejak pertama kali menginjakkan kaki di Tanah Air, Rivera langsung mencuri perhatian. Ia datang pada musim 2023/2024 untuk memperkuat Madura United FC dan menorehkan sembilan gol serta 15 asis dalam 36 pertandingan.
Catatan impresif itu membuat Persebaya Surabaya kepincut untuk merekrutnya musim berikutnya. Benar saja, Rivera langsung nyetel dengan permainan Green Force dan menjadi motor serangan di lini tengah.
Dalam musim debutnya bersama Persebaya Surabaya, Rivera menyumbang delapan gol dan tujuh asis. Penampilannya bahkan sempat membuatnya dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Indonesia pada musim 2023/24.
Kini, Rivera kembali menunjukkan kelasnya di awal musim 2025/26. Persebaya Surabaya baru saja berpesta gol dengan menumbangkan Bali United 5-2 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (23/8/2025) malam WIB.
Dalam kemenangan tersebut, Rivera mencetak satu gol dan satu assist yang membuat permainan Green Force semakin hidup.
Penampilannya seakan menjadi roh serangan Persebaya Surabaya setiap kali mereka membangun serangan dari lini tengah.
Pekan sebelumnya, Rivera juga jadi penentu kemenangan atas Persita Tangerang. Satu-satunya gol dalam laga tersebut tercatat atas nama gelandang asal Meksiko ini.
Tak heran jika ia disebut-sebut sebagai pembeda dalam dua kemenangan terakhir Persebaya Surabaya. Ketajamannya di depan gawang serta visi bermain yang matang membuatnya sulit digantikan.
Padahal, perjalanan karier Rivera cukup berliku sebelum akhirnya mendarat di Indonesia. Ia memulai langkah profesionalnya sejak 2012 bersama klub besar Meksiko, Club América.
Rivera sempat berkelana di berbagai klub Meksiko seperti Oaxaca, Mineros de Zacatecas, Atlante, hingga Querétaro FC. Tak hanya itu, ia juga sempat merasakan atmosfer Liga Venezuela saat membela Monagas SC.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
