Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 Agustus 2025 | 15.07 WIB

Mahar 2 Kiper Persebaya Surabaya Tembus Rp 8,69 Miliar! Masuk 6 Kiper Lokal Termahal di Super League 2025/2026

Ernando Ari masuk daftar 6 kiper lokal termahal Super League 2025/2026 wakili Persebaya Surabaya. (Media Persebaya)

JawaPos.com — Dua penjaga gawang Persebaya Surabaya, Ernando Ari dan Andhika Ramadhani, masuk daftar enam kiper lokal termahal di Super League 2025/2026. Total nilai pasar keduanya mencapai Rp 8,69 miliar, melampaui harga beberapa kiper asing papan atas.

Ernando Ari kini dibanderol Rp 5,21 miliar berdasarkan data terbaru per 29 Mei 2025. Kenaikan signifikan ini terjadi dalam empat tahun terakhir, mengingat pada 2021 harganya masih Rp 1,74 miliar.

Kiper kelahiran Semarang, 27 Februari 2002 itu, sudah memperkuat Green Force sejak 5 Januari 2020. Meski mengawali musim dengan kebobolan satu gol saat Persebaya Surabaya kalah dari PSIM Yogyakarta, ia tetap menjadi pilihan utama.

Sepanjang kariernya, Ernando mencatat 81 pertandingan dengan 26 clean sheet dari total 7.998 menit bermain. Di Timnas Indonesia senior, ia tampil 13 kali dengan torehan 5 clean sheet sejak debut pada 13 Desember 2021.

Rekan setimnya, Andhika Ramadhani, juga memiliki harga pasar tinggi, yakni Rp 3,48 miliar. Ia promosi ke tim senior Persebaya Surabaya pada 26 September 2020 dan terikat kontrak hingga 30 Juni 2026.

Kiper kelahiran Surabaya, 5 Januari 1999 itu memiliki tinggi 1,84 meter dan kaki dominan kanan. Meski belum dimainkan musim ini karena Ernando jadi pilihan utama, catatan kariernya cukup impresif.

Andhika sudah mencatat 60 pertandingan dengan 20 clean sheet dari 4.727 menit bermain. Nilai pasarnya yang stabil membuatnya masuk jajaran elit kiper lokal termahal musim ini.

Selain dua kiper Persebaya Surabaya, daftar enam kiper lokal termahal Super League 2025/2026 juga dihuni Nadeo Argawinata dari Borneo FC.

Kiper Timnas Indonesia itu memiliki harga pasar Rp 5,65 miliar, tertinggi di antara semua kiper lokal.

Nadeo, kelahiran Kediri, 9 Maret 1997, bergabung dengan Borneo FC pada 1 Juli 2023 setelah membela Bali United. Sepanjang karier, ia sudah tampil 161 kali dengan 53 clean sheet dari total 14.148 menit bermain.

Berikutnya ada Adi Satryo yang kini memperkuat Arema FC. Kiper kelahiran Tangerang, 7 Juli 2001 itu dibanderol Rp 3,48 miliar setelah pindah dari PSIS Semarang pada 1 Juli 2025.

Adi mengawali musim dengan kemenangan 4-1 atas PSBS Biak meski kebobolan satu gol. Sepanjang kariernya, ia sudah memainkan 66 laga dengan 22 clean sheet dari 5.652 menit bermain.

Muhammad Riyandi dari Persis Solo juga memiliki nilai pasar Rp 3,48 miliar. Kiper kelahiran Bogor, 3 Januari 2000 itu sempat mengalami penurunan harga setelah cedera robek ligamen pada musim 2022/2023.

Cedera tersebut membuatnya absen 198 hari dan melewatkan 22 pertandingan. Meski begitu, ia tetap menjadi andalan Persis Solo dengan catatan 97 laga dan 25 clean sheet.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore