Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 9 Agustus 2025 | 16.12 WIB

Terungkap! Eduardo Perez Minta Maaf ke Bonek, Janji Perbaiki Kelemahan Persebaya Surabaya di Super League 2025/2026

Eduardo Perez optimis bisa bawa Persebaya Surabaya menang hadapi Persita Tangerang di pekan kedua Super League 2025/2026. (Media Persebaya)

JawaPos.com — Harapan Persebaya Surabaya untuk membuka musim Super League 2025/2026 dengan kemenangan harus pupus di kandang sendiri. Tim berjuluk Green Force itu takluk 0-1 dari PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Jumat (8/8/2025) malam.

Gol tunggal tim tamu tercipta di masa injury time babak kedua dan membuat ribuan Bonek-Bonita pulang dengan kecewa.

Sang pelatih, Eduardo Perez, pun langsung menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pendukung setia Persebaya Surabaya.

Dalam konferensi pers usai laga, Eduardo Perez mengaku memahami rasa frustrasi suporter yang sudah memberikan dukungan penuh sepanjang pertandingan.

Ia menegaskan, kekalahan ini menjadi pelajaran penting untuk segera memperbaiki kelemahan tim.

“Kami tahu mereka mengharapkan kemenangan. Kami juga mengharapkannya,” ujar Eduardo Perez, dikutip dari Radar Surabaya (8/8/2025).

Sejak peluit awal dibunyikan, Persebaya Surabaya sebenarnya tampil dominan. Bruno Moreira hampir membuka keunggulan di menit ke-17, tetapi tembakannya hanya membentur mistar gawang.

Tekanan demi tekanan dilancarkan tim tuan rumah hingga akhir babak pertama. Namun, buruknya penyelesaian akhir membuat skor tetap 0-0 saat turun minum.

Eduardo Perez mengaku puas dengan organisasi permainan anak asuhnya di babak pertama. Ia menilai, jika saja satu gol tercipta lebih dulu, jalannya pertandingan bisa sangat berbeda.

“Jika kami mencetak gol di babak pertama, pertandingan akan sangat berbeda,” kata Eduardo Perez. “Tentu saya kecewa dengan hasil ini, tetapi performa babak pertama adalah gambaran yang perlu kami pertahankan,” imbuhnya.

Memasuki babak kedua, PSIM mulai keluar menyerang dan memanfaatkan celah yang ada. Persebaya Surabaya justru kehilangan kendali permainan dan kerap membuang energi tanpa penguasaan bola yang efektif.

Serangan balik cepat tim tamu berulang kali mengancam pertahanan Persebaya Surabaya. Situasi ini membuat para pemain mulai kehilangan konsentrasi di menit-menit akhir.

Petaka datang di menit ke-90+2 saat PSIM melancarkan serangan terakhirnya. Umpan matang Dede Sapari disambut sundulan tajam Ezequiel Pulga Vidal yang menembus gawang tuan rumah.

Gol telat itu seketika mematikan asa Persebaya Surabaya untuk meraih minimal satu poin. Stadion GBT yang semula bergemuruh langsung senyap, menyisakan wajah kecewa ribuan suporter.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore