Pesepak bola Persija Jakarta Witan Sulaiman menerika sleding tekel dari pemain Persebaya Surabaya Slavko Damjanovic pada pertandingan Liga 1 2024/2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/4/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Kritik tajam dilontarkan pemain Persija Jakarta, Witan Sulaeman, terhadap penyelenggaraan Piala Presiden 2025. Dia menyoroti jumlah peserta, yang seharusnya ajang pramusim bergengsi tersebut bisa diikuti semua klub Liga Indonesia.
Piala Presiden 2025 digelar dengan konsep baru. Tak seperti edisi-edisi sebelumnya, ajang ini hanya diikuti oleh enam tim. Empat di antaranya Arema FC selaku juara bertahan, Persib Bandung, dan Dewa United FC selaku juara serta runner-up Liga 1 2024/2025, dan Liga Indonesia All Stars.
Sementara dua tim lain berasal dari luar negeri. Tepatnya dari tanah Inggris, yakni Oxford United dan Port FC asal Thailand.
Menurut Witan, Piala Sudirman 2025 adalah ajang yang bagus untuk pemanasan jelang Liga 1 2025/2026. Sebab, penyelenggaraannya berlangsung pada 6-12 Juli 2025, sekitar sebulan sebelum Liga 1 musim depan.
"Tentunya sebagai pemanasan untuk memulai Liga, ini juga bagus," kata Witan usai latihan di Stadion Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Kamis (3/7) malam.
"Tapi, kalau menurut saya pribadi lebih bagus lagi diputar untuk semua klub di Liga Indonesia, biar semua pemain merasakan atmosfer ini," tambahnya.
Witan Sulaeman sendiri ikut serta dalam Piala Presiden 2025, namun tidak dengan timnya Persija Jakarta. Dia membela Liga Indonesia All Stars, yang akan bertanding melawan Oxford United FC dan Arema FC.
Terlepas dari itu semua, Witan mengaku cukup antusias menatap pertandingan di Piala Presiden 2025. Termasuk melawan Oxford United, di mana akan berlaga melawan Ole Romeny dan Marselino Ferdinan.
"Iya, dia (Marselino) baru sampai tadi, dia telpon saya untuk ajak makan malam, tapi sekarang ini sudah malam, jadi besok pagi saja. Kalau Ole, saya belum pernah ketemu Ole," katanya.
Lebih lanjut, Witan menyatakan bahwa meskipun Liga Indonesia All Stars baru dibentuk hanya berlatih beberapa hari, dia menegaskan tim akan tetap berusaha semaksimal mungkin dalam beradaptasi.
"Tentunya kita semua pemain profesional, jadi kita harus cepat beradaptasi, secepat mungkin bagaimana pun caranya," jelasnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
