
Para pemain Timnas Jepang berselebrasi usai membobol gawang Indonesia pada pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (15/11/2024). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Timnas Jepang akan menjamu Timnas Indonesia dalam pertandingan terakhir putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Laga penting ini akan digelar di Stadion Sepak Bola Kota Suita, Osaka, Jepang, pada Selasa (10/6) pukul 17.35 WIB.
Pertandingan ini menjadi momentum kebangkitan bagi Jepang setelah kekalahan 0-1 dari Australia pada laga sebelumnya. Pelatih timnas Jepang, Hajime Moriyasu, menegaskan bahwa timnya akan tampil agresif dan menutup fase ini dengan kemenangan.
"Kami ingin mengakhiri kualifikasi dengan hasil positif dan membagikan kemenangan itu kepada para pendukung kami," ujar Moriyasu dilansir dari Japan Football Association pada Selasa (10/6).
Moriyasu juga menyebut Indonesia sebagai tim dengan perkembangan pesat berkat kebijakan naturalisasi dan menilai laga ini tidak akan mudah. Ia menegaskan pentingnya laga sebagai ajang evaluasi sekaligus pembuktian menuju putaran berikutnya.
Beberapa pemain Jepang turut menyampaikan harapan dan motivasi jelang laga melawan Indonesia.
Bek Kodai Takai menyoroti pentingnya menjaga pertahanan setelah kebobolan di menit akhir melawan Australia. Ia bertekad tampil agresif dan menjaga clean sheet.
Sementara gelandang serang Takefusa Kubo menekankan urgensi mencetak gol cepat di awal laga.
"Kami belum menang dalam dua pertandingan terakhir dan belum bisa mencetak gol, jadi penting untuk mencetak gol pertama," ucap Kubo.
Gelandang serba bisa Wataru Endo juga menegaskan bahwa timnya tidak boleh lengah meskipun sudah dipastikan lolos ke Piala Dunia 2026. Ia ingin memberikan penampilan yang memuaskan untuk para pendukung di kandang.
Keito Nakamura, salah satu pemain depan Jepang, menaruh perhatian khusus pada pertandingan melawan Indonesia yang akan berlangsung di Stadion Sepak Bola Kota Suita, sebab stadion ini merupakan markas mantan klubnya, Gamba Osaka.
“Pertandingan melawan Indonesia di Stadion Suita mengingatkan saya ketika masih bersama Gamba Osaka,” kata Nakamura.
Gamba Osaka merupakan salah satu klub elite di J-League, liga utama Jepang. Klub ini dikenal memiliki sejarah kuat, termasuk pernah menjadi juara Liga Champions Asia pada tahun 2008.
Meski dalam beberapa musim terakhir performanya naik-turun, Gamba tetap menjadi tim dengan tradisi besar dan basis penggemar yang solid di wilayah Kansai.
Selanjutnya, Daichi Kamada, Keito Nakamura, hingga Masahiro Hosoya melihat laga ini sebagai kesempatan membuktikan diri. Kamada ingin menyumbang gol dan assist, sementara Hosoya menekankan pentingnya menjadi striker yang efektif.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
