
Pesepak bola Timnas Indonesia Kevin Diks (Tengah) saat berduel udara dengan pemain Timnas Jepang Kaoru Mitoma pada pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (15/1
JawaPos.com- Pertandingan terakhir Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia antara Timnas Jepang dan Timnas Indonesia di Stadion Suita City, Osaka, Selasa (10/6), bukan sekadar laga pelengkap.
Meski kedua tim telah memastikan langkah ke fase selanjutnya, duel ini tetap sarat gengsi dan bisa menjadi momen bersejarah bagi skuad Garuda.
Bagi Jepang, laga ini menjadi bagian dari persiapan menuju putaran final Piala Dunia 2026. Pelatih Hajime Moriyasu memutuskan untuk merotasi skuadnya dengan memainkan sejumlah pemain pelapis.
Meski begitu, kualitas tim Negeri Sakura tak bisa diremehkan karena sebagian besar dari pemain yang diturunkan tetap berasal dari kompetisi Eropa, meskipun bukan dari klub-klub besar.
Salah satu sorotan menarik dari pertandingan nanti adalah duel antar kiper yang sama-sama merumput di Serie A Italia.
Jepang kemungkinan akan kembali memainkan Zion Suzuki, kiper muda andalan Parma FC. Sementara di kubu Indonesia, Emil Audero Mulyadi berpeluang besar tampil sejak awal setelah tampil impresif dalam debutnya melawan Tiongkok.
Pertemuan keduanya bukan hanya soal kebanggaan negara, tetapi juga pertarungan personal antar penjaga gawang muda potensial yang berkarir di salah satu liga terbaik dunia.
Secara statistik, Indonesia memiliki rekor pertemuan yang kurang menggembirakan melawan Jepang. Dari 16 laga sejak tahun 1954, Indonesia hanya menang lima kali, sedangkan Jepang mencatatkan sembilan kemenangan. Dua laga lainnya berakhir imbang.
Yang lebih menyakitkan, kemenangan terakhir Indonesia atas Jepang terjadi pada 24 Februari 1981 dalam sebuah laga uji coba, yang berakhir dengan skor 2-0. Artinya, sudah 44 tahun lamanya Timnas Indonesia tak pernah menaklukkan Jepang di ajang mana pun.
Kini, skuad Garuda asuhan Patrick Kluivert punya peluang untuk mengakhiri rekor buruk itu. Kemenangan atas Tiongkok beberapa hari lalu menjadi suntikan kepercayaan diri yang besar bagi para pemain.
Kluivert pun membuka opsi rotasi, namun menegaskan bahwa timnya tetap akan bermain dengan semangat tinggi dan tidak menganggap enteng Jepang.
Meski Indonesia sudah mengamankan tiket ke putaran keempat, pertandingan ini tetap penting karena akan berpengaruh terhadap ranking FIFA.
Kemenangan atas tim sekelas Jepang tak hanya akan meningkatkan posisi Indonesia secara global, tapi juga memberi momentum psikologis yang penting jelang fase berikutnya.
Kombinasi pemain inti dan pelapis diprediksi akan diturunkan Kluivert untuk menjaga keseimbangan performa dan kebugaran.
Nama-nama seperti Rafael Struick, Marselino Ferdinan, hingga Justin Hubner siap kembali jadi tumpuan.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
