Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 9 Juni 2025 | 18.24 WIB

Jepang vs Indonesia: Misi Akhiri Kutukan 44 Tahun Garuda Tak Pernah Menang atas Jepang sejak Laga Tahun 1981

Pesepak bola Timnas  Indonesia Kevin Diks (Tengah) saat berduel udara dengan pemain Timnas Jepang Kaoru Mitoma pada pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (15/1 - Image

Pesepak bola Timnas Indonesia Kevin Diks (Tengah) saat berduel udara dengan pemain Timnas Jepang Kaoru Mitoma pada pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (15/1

JawaPos.com- Pertandingan terakhir Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia antara Timnas Jepang dan Timnas Indonesia di Stadion Suita City, Osaka, Selasa (10/6), bukan sekadar laga pelengkap.

Meski kedua tim telah memastikan langkah ke fase selanjutnya, duel ini tetap sarat gengsi dan bisa menjadi momen bersejarah bagi skuad Garuda.

Bagi Jepang, laga ini menjadi bagian dari persiapan menuju putaran final Piala Dunia 2026. Pelatih Hajime Moriyasu memutuskan untuk merotasi skuadnya dengan memainkan sejumlah pemain pelapis.

Meski begitu, kualitas tim Negeri Sakura tak bisa diremehkan karena sebagian besar dari pemain yang diturunkan tetap berasal dari kompetisi Eropa, meskipun bukan dari klub-klub besar.

Salah satu sorotan menarik dari pertandingan nanti adalah duel antar kiper yang sama-sama merumput di Serie A Italia.

Jepang kemungkinan akan kembali memainkan Zion Suzuki, kiper muda andalan Parma FC. Sementara di kubu Indonesia, Emil Audero Mulyadi berpeluang besar tampil sejak awal setelah tampil impresif dalam debutnya melawan Tiongkok.

Pertemuan keduanya bukan hanya soal kebanggaan negara, tetapi juga pertarungan personal antar penjaga gawang muda potensial yang berkarir di salah satu liga terbaik dunia.

Secara statistik, Indonesia memiliki rekor pertemuan yang kurang menggembirakan melawan Jepang. Dari 16 laga sejak tahun 1954, Indonesia hanya menang lima kali, sedangkan Jepang mencatatkan sembilan kemenangan. Dua laga lainnya berakhir imbang.

Yang lebih menyakitkan, kemenangan terakhir Indonesia atas Jepang terjadi pada 24 Februari 1981 dalam sebuah laga uji coba, yang berakhir dengan skor 2-0. Artinya, sudah 44 tahun lamanya Timnas Indonesia tak pernah menaklukkan Jepang di ajang mana pun.

Kini, skuad Garuda asuhan Patrick Kluivert punya peluang untuk mengakhiri rekor buruk itu. Kemenangan atas Tiongkok beberapa hari lalu menjadi suntikan kepercayaan diri yang besar bagi para pemain.

Kluivert pun membuka opsi rotasi, namun menegaskan bahwa timnya tetap akan bermain dengan semangat tinggi dan tidak menganggap enteng Jepang.

Meski Indonesia sudah mengamankan tiket ke putaran keempat, pertandingan ini tetap penting karena akan berpengaruh terhadap ranking FIFA. 

Kemenangan atas tim sekelas Jepang tak hanya akan meningkatkan posisi Indonesia secara global, tapi juga memberi momentum psikologis yang penting jelang fase berikutnya.

Kombinasi pemain inti dan pelapis diprediksi akan diturunkan Kluivert untuk menjaga keseimbangan performa dan kebugaran.

Nama-nama seperti Rafael Struick, Marselino Ferdinan, hingga Justin Hubner siap kembali jadi tumpuan.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore