
Ketua Umum PSSI Erick Thohir. (Dok. PSSI)
JawaPos.com - Kompetisi Liga 1 musim 2024/2025 tak lama lagi berakhir. Namun, masih terdapat isu klub yang menunggak gaji. PSSI selaku induk olahraga sepak bola Indonesia mengecam klub-klub yang masih menunggak.
"Kami mengecam untuk klub-klub yang tidak membayar gaji," ujar Ketua Umum PSSI Erick Thohir saat peresmian FIFA Arena di Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa (6/5).
Erick mendorong PT LIB selaku operator kompetisi untuk bertindak keras. Sebab, sebelumnya sudah ada kesepakatan antara PSSI dengan liga untuk menegakkan club licensing.
"Dan, janjinya liga kepada kami, selain ada denda, untuk tahun depan ada pengurangan poin. Jadi, kami hanya bisa mendorong karena LIB ini berdiri cukup independen. Kita tidak bisa mengintervensi," bebernya.
Saat ini, pihaknya duduk bersama untuk mencari solusi. Dia tak memungkiri adanya perubahan positif yang terjadi di liga. Hanya saja, tentu banyak catatan dari PSSI untuk liga yang harus ditingkatkan.
"Saya juga yakini kalau ada tuduhan-tuduhan, misalnya ini ada match-fixing, tidak apa-apa, kami buktikkan. Saya juga tidak menutup mata. Dan, saya tidak pernah pandang bulu," tegasnya.
Erick mencontohkan Nusantara United yang dimiliki kepenakannya, Gamma Thohir, terdegradasi ke Liga 3. Hal yang sama juga terjadi pada Sada Sumut yang dimiliki Exco PSSI Arya Sinulingga.
"Tetapi gini, jangan semua menciptakan asumsi, gitu. Tapi, terbukti, kami sama-sama. Kalau saling tuduh, sulit. Gol bunuh diri bisa saja. Tadi menembak bola (peresmian FIFA Arena) tidak ada kipernya tahunya tidak masuk, disangka disengaja, bisa saja," sebutnya.
Sebelumnya, penasihat Semen Padang Andre Rosiade meminta Erick untuk mengecek wasit Nendi Rohaendi dan juga menyingkirkan dua orang yang diduganya sebagai operator mafia berinisial JN dan P.
"Saya sama Andre (Rosiade) bersahabat. Begini, kritik pak Andre harus kami dengar. Kemarin dia juga datang ke liga kami terima baik-baik. Ini era demokrasi, kami tidak perlu kuping panas," ucapnya.
Justru, sambungnya, yang menjadikan bangsa dewasa dan maju karena demokrasi. "Tinggal kami menata ulang semuanya itu harus ada bukti data. Jangan semua kami terjebak dengan opini-opini kosong, itu yang tidak boleh," katanya.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
