Penyerang Persija Jakarta, Marko Simic (tengah), saat melawan Semen Padang FC. (Dok. Persija)
JawaPos.com - April menjadi bulan yang tak bersahabat dan menyenangkan untuk Persija Jakarta di Liga 1 Indonesia 2024/2025. Dari empat laga yang dijalani, Macan Kemayoran hanya menang sekali dan menelan dua kekalahan, salah satunya dari tim yang sedang terancam degradasi.
Persija Jakarta masih belum menunjukkan tanda-tanda membaik pada April. Rentetan hasil buruk masih terus menghampiri tim besutan Carlos Pena di bulan ini.
Sejak Februari, performa Persija Jakarta terbilang angin-angin. Bahkan cenderung buruk karena Macan Kemayoran tercatat cuma mampu meraih satu kemenangan dalam enam pertandingan hingga Maret. Sementara empat laga sisanya berujung tiga kali kalah dan dua kali imbang.
Rentetan hasil negatif itu membuat Persija mengusung misi bangkit pada April. Macan Kemayoran saat itu ingin kembali membiasakan menang sambil mematenkan posisinya di empat besar Liga 1 2024/2025.
Namun target dan harapan nyatanya tak sesuai realitas. Persija menjalani empat pertandingan Liga 1 sepanjang April dengan hasil yang juga bikin cemas karena tak jauh berbeda dengan bulan-bulan sebelumnya.
Persija membuka perjuangan pada April dengan bertandang ke Bangkalan untuk menantang tuan rumah Madura United FC pada Jumat (6/4). Namun Macan Kemayoran pulang tanpa angka karena kalah 0-1.
Kekalahan Persija itu tak lepas dari kesalahan bek mudanya Muhammad Ferarri yang tampil buruk. Pemain yang juga polisi aktif itu terkena kartu merah pada menit ke-40 sehingga Macan Kemayoran harus bermain dengan 10 orang di babak kedua.
Setelah itu, Persija kembali ke Jakarta untuk melakoni pertandingan klasik melawan Persebaya Surabaya. Macan Kemayoran menjamu rivalnya itu di Stadion Utama Gelora Bung Karno di hadapan puluhan ribu suporternya The Jakmania pada 12 April 2025.
Sayangnya, Persija masih gagal meraih kemenangan. Macan Kemayoran hanya mampu bermain imbang 1-1 dengan Green Force setelah gol Rayhan Hannan (62'), langsung dibalas oleh Flavio Silva tiga menit kemudian. Satu poin pun jadi nilai yang dipetik Persija.
Kemenangan baru berhasil diraih oleh Persija Jakarta sepekan berselang. Tepatnya pada 19 Maret 2025, di mana Macan Kemayoran bertandang ke Blitar untuk melakoni laga tandang melawan Persik Kediri.
Saat itu Persija mampu tampil cukup baik dengan banyak menekan dari pertandingan dimulai. Macan Kemayoran pun berhasil mencetak gol cepat pada menit ketiga lewat titik putih, setelah Rayhan Hannan dilanggar di area terlarang.
Gol Kudela itu jadi satu-satunya gol yang tercipta dalam laga tersebut. Persija Jakarta menang 1-0 atas Persik Kediri dan kembali ke empat besar, setelah sempat digusur Malut United FC gara-gara ditahan Persebaya.
Hanya saja, kebangkitan Persija cuma sesaat. Sebab pada laga berikutnya melawan Smeen Padang FC di Stadion Pakansari, Bogor pada 27 April 2025, Macan Kemayoran malah takluk 0-2.
Kekalahan ini sangat mengecewakan karena Persija tampil di hadapan ribuan pendukung sendiri The Jakmania. Selain itu Semen Padang FC juga kini adalah tim yang tengah berjuang keluar dari zona merah.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
