
Persebaya Surabaya bersiap menghadapi Persija Jakarta pada pekan ke-28 Liga 1 Indonesia 2024/2025. (Istimewa)
JawaPos.com–Persebaya Surabaya bersiap menghadapi Persija Jakarta pada pekan ke-28 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Laga panas ini digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu (12/4).
Green Force datang dengan kondisi pincang tanpa tiga pemain kunci. Arief Catur Pamungkas, Dejan Tumbas, dan Francisco Rivera, absen karena akumulasi kartu kuning.
Beban berat kini ada di pundak Ardi Idrus. Bek serbabisa ini akan mengisi posisi bek kanan yang ditinggalkan Arief Catur. Posisi bek kanan sebenarnya adalah habitat asli Ardi Idrus. Selama ini, dia kerap bergantian mengisi sisi kiri bersama Mikael Tata.
Kembalinya Ardi ke posisi asli menjadi kabar baik bagi Persebaya Surabaya. Duetnya dengan Mikael Tata di sisi kiri diperkirakan akan membuat lini serang Green Force kian tajam. Kedua full back ini dikenal agresif membantu serangan. Mereka siap mengobrak-abrik pertahanan Persija dari sisi flank.
Statistik Ardi Idrus musim ini menunjukkan performa solid. Dalam 23 laga, dia bermain selama 1.690 menit dengan akurasi umpan mencapai 75 persen. Meski belum mencetak gol, Ardi punya 5 tembakan, 3 di antaranya tepat sasaran. Akurasi tembakannya mencapai 60 persen, angka yang cukup mengesankan untuk seorang bek.
Ardi juga mencatatkan 5 umpan kunci dan 23 dribel sukses. Catatan ini menegaskan kemampuannya membuka ruang dan mengancam pertahanan lawan. Kelebihan Ardi di sisi kanan akan menjadi senjata mematikan Persebaya Surabaya. Dia berpotensi menjadi penyuplai bola andal ke lini depan Green Force.
Persija sendiri tak dalam kondisi ideal untuk laga ini. Mereka ditinggal Gustavo Almeida, Maciej Gajos, dan Muhammad Ferarri karena sanksi kartu merah.
Kelemahan Macan Kemayoran ini jadi peluang emas bagi Persebaya Surabaya. Ardi dan kawan-kawan bisa memanfaatkan situasi untuk mencuri poin di GBK. Ardi Idrus sendiri tampak percaya diri jelang laga. Dia mengaku nyaman bermain sebagai bek kanan, posisi asli sebelum berkarir di Persib Bandung.
“Dulu sebelum ke Persib, saya memang bek kanan. Jadi, main di kanan atau kiri bukan masalah,” ujar Ardi.
Kepercayaan diri Ardi juga terpancar dari optimisme timnya. Dia yakin Persebaya Surabaya punya kualitas untuk mengalahkan Persija di kandangnya.
“Persebaya punya pemain-pemain bagus. Kami optimistis bisa meraih kemenangan,” tegas Ardi.
Duet Ardi Idrus dan Mikael Tata akan menjadi kunci permainan Persebaya Surabaya. Keduanya bisa menciptakan tekanan konstan ke pertahanan Persija. Gaya bermain agresif kedua bek ini sering merepotkan lawan. Persija harus waspada agar tak kebobolan dari serangan sayap.
Selain kemampuan menyerang, Ardi juga punya catatan bertahan yang baik. Dia mencatatkan 17 kali dilanggar dan 25 pelanggaran sepanjang musim ini. Namun, Ardi harus lebih hati-hati dalam bertahan. Dia sudah mengantongi 4 kartu kuning dan 1 kartu merah musim ini.
Keseimbangan antara menyerang dan bertahan akan jadi fokus Ardi. Dia tak ingin lengah di momen krusial melawan Persija.
Persebaya Surabaya tengah berjuang memperbaiki posisi di klasemen Liga 1. Kemenangan atas Persija bisa jadi modal berharga untuk menjaga tren positif. Laga ini juga menjadi ajang pembuktian bagi Ardi Idrus. Dia ingin menunjukkan bek kanan adalah posisi terbaiknya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
