Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 9 Maret 2025 | 01.50 WIB

Erick Thohir Tegaskan Keputusan PSSI Pilih Patrick Kluivert Gantikan Shin Tae-yong, Bukan demi Popularitas!

Ketua PSSI, Erick Tohir bersama Pelatih Kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert dan Asisten Pelatih Timnas Denny Landzaat menunjukkan jersey Timnas Indonesia di Jakarta. (Salman Toyibi/ Jawa Pos)

JawaPos.com - Pertanyaan pertimbangan dan alasan di balik keputusan PSSI mengganti Shin Tae-yong dengan Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia kembali muncul. Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa bukan popularitas yang federasi cari dari pergantian tersebut.

Keputusan PSSI memilih Patrick Kluivert sebagai pengganti Shin Tae-yong terus menimbulkan tanda tanya dari masyarakat. Termasuk dari selebritas Dedi Mahendra Desta, saat Erick Thohir datang ke acara Sepik Bola di kanal YouTube Vindes, Jumat (7/3).

Dalam kesempatan itu, Desta mempertanyakan keputusan PSSI memilih Kluivert, mengingat rekam jejak sang pelatih masih minim. Kluivert selama ini lebih dikenal sebagai legenda sepak bola Belanda karena kariernya sebagai pemain.

Di masa jayanya, Patrick Kluivert pernah memperkuat Ajax Amsterdam hingga Barcelona. Posisinya sebagai striker pun sangat tajam dan disegani banyak bek lawan.

Lantas apa jawaban Erick Thohir? Dia menyebut keputusan diambil setelah melakukan berbagai review dan pertimbangan.  "Semua itu berbagai review, pilihan, ini bukan saya mencari popularitas," jelasnya.

"Kalau kita berbicara popularitas, untuk apa dilepas (Shin Tae-yong)? Kita justru karena ada mimpi besar, ada target-target, kita harus mencari segala kekurangannya ini untuk dimaksimalkan," tambahnya.

Erick Thohir menjelaskan, dirinya sejak awal selalu melihat kelebihan dan kekurangan setiap sosok yang dipilih sebagai pelatih kepala. Termasuk dalam memilih Patrick Kluivert.

PSSI pun kemudian menunjuk sosok-sosok lain untuk menjadi asisten pelatih Patrick Kluivert. Kehadiran asisten-asisten tersebut diharapkan bisa melengkapi dan menambal kekurangan Kluivert.

"Saya sudah berulang-ulang kali, ketika kita memilih figur seperti Patrick Kluivert, kita melihat ada kelebihannya, ada kekurangannya. Maka dari itu, kita selalu membuat tim besar," terangnya.

Sebagaimana diketahui, PSSI menunjuk Alex Pastoor, Denny Landzaat, dan Gerald Vanenburg untuk asistennya. Khusus Vanenburg, dia juga akan menjadi pelatih Timnas Indonesia U-23.

"Di situ saya rasa asistennya, Danny Landzaat, yang juga ada keturunan Indonesia. Dia punya kekuatan bagaimana membangun karakter pemain. Kemarin dia pergi sama Alex Pastoor ke Maluku, dia cek pemain. Alex juga punya kekuatan teknik," ucapnya.

"Gerald Vanenburg itu yang pernah bawa Belanda juara Eropa tahun 1988. Tapi, dia itu fokusnya memang, waktu kita diskusi, itu ke pemain muda. Jadi, kita coba itu.nPatrick sebagai leadership di situ, dan itu yang kita lihat," kata Erick menambahkan.

Erick Thohir juga mengatakan bahwa dia sudah berbicara dengan para pemain perihal pemilihan pelatih terbaik seperto apa. "Saya juga diskusi juga dengan para pemain, bahwa pilihannya ini mereka melihat ini figur yang baik," ucapnya.

"Ada beberapa pelatih yang saya sebutkan, saya tidak mau terjebak nama-namanya, dengan pilihan-pilihan yang ada, kita coba ini. Di dalam memimpin, tim saya terkadang lebih bagus daripada saya. Ini adalah bagian dari tim," pungkas Erick.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore