
Skuad Semen Padang jalani sesi latihan jelang pertandingan kontra Dewa United. (Media Semen Padang)
JawaPos.com-Semen Padang FC terus berjuang untuk keluar dari zona degradasi setelah hanya mampu bermain imbang melawan PSBS Biak pada pekan ke-25 BRI Liga 1 2024/2025. Hasil tersebut membuat Kabau Sirah turun ke peringkat 16 dengan raihan 22 poin, satu peringkat lebih rendah dari pekan sebelumnya.
Meski begitu, secara keseluruhan, Semen Padang menunjukkan peningkatan performa di putaran kedua. Dalam delapan pertandingan terakhir, tim asuhan Eduardo Almeida berhasil mengumpulkan 12 poin, sebuah indikasi positif dalam upaya mereka bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Namun, Almeida menyadari bahwa peningkatan ini masih belum cukup untuk mengangkat timnya dari papan bawah. Oleh karena itu, menjelang laga krusial melawan Dewa United di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Rabu (5/3), pukul 20.30 WIB. Ia memberikan instruksi tegas kepada para pemainnya agar tampil lebih solid dan konsisten.
Jelang Hadapi Dewa United, Semen Padang Wajib Waspada
Laga melawan Dewa United menjadi tantangan berat bagi Semen Padang. Dewa United saat ini berada di posisi kedua klasemen sementara dengan 46 poin, jauh di atas Kabau Sirah yang tertahan di posisi ke-16.
Almeida menilai bahwa tim asuhan Jan Olde Riekerink itu bukan sekadar tim kuat, tetapi juga semakin dominan di putaran kedua, bersaing ketat dengan Persib Bandung dalam perebutan gelar juara. Namun, ia tetap yakin dengan kemampuan timnya untuk menghadapi tekanan dan berusaha mencuri poin dari pertandingan ini.
"Laga nanti adalah laga yang sangat sulit karena kami menghadapi tim kuat. Tapi kami akan bertarung dengan target yang telah kami tentukan," ujar Almeida.
"Kami ingin bermain dengan baik dan tentu saja berusaha mendapatkan poin dari laga ini," tambahnya.
Optimisme Almeida: Performa Semakin Meningkat, Butuh Konsistensi
Almeida mengungkapkan bahwa Semen Padang sebenarnya memiliki potensi besar untuk meraih hasil lebih baik, merujuk pada laga sebelumnya melawan PSBS Biak yang berakhir imbang. Ia menyesalkan timnya gagal memaksimalkan peluang untuk menang dalam pertandingan tersebut.
"Kami seharusnya bisa memenangi laga terakhir melawan PSBS Biak. Tapi setidaknya kami tidak kalah dan masih mendapat satu poin," jelas pelatih asal Portugal itu.
Selain itu, Almeida menegaskan bahwa komposisi pemain yang ia miliki saat ini merupakan pilihannya sendiri. Ia yakin bahwa skuadnya bisa terus berkembang dan memberikan perlawanan yang lebih sengit di sisa delapan pertandingan musim ini.
"Pemain yang ada di putaran kedua ini adalah pilihan saya. Saya percaya mereka bisa meningkatkan performa tim," katanya.
Namun, ia juga mengingatkan bahwa Liga 1 musim ini sangat kompetitif, di mana setiap tim memiliki peluang untuk menang maupun kalah. Konsistensi dalam mengumpulkan poin menjadi kunci utama agar Semen Padang bisa keluar dari zona degradasi.
"Kami harus lebih konsisten dan memenangkan lebih banyak pertandingan. Kompetisi ini sangat ketat, dan setiap tim bisa mengalahkan siapa pun," ucap dia.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
