Rachmat Irianto kenakan jersey mendiang Bejo Sugiantoro (Dok. Jawa Pos - X)
JawaPos.com - Pemandangan unik terjadi sesaat sebelum laga Persebaya Surabaya dan Persib Bandung tersaji di hari pertama Bulan Ramadhan, Sabtu (1/3). Rachmat Irianto datang ke Stadion Gelora Bung Tomo mengenakan jersey Timnas Indonesia away 1999/2000 milik mendiang ayahnya, Bejo Sugiantoro dengan nomor punggung 5.
Rian, sapaan akrab Irianto, datang bersama keluarga dengan mengenakan kruk. Ia masih mengalami cedera ACL.
Kedatangan Irianto ke GBT sebelumnya telah dibocorkan oleh rekan setimnya di Maung Bandung, yakni Edo Febriansah. Namun, agenda tersebut direncanakan sebelum meninggalnya sang ayah, Bejo Sugiantoro.
“Dia yang nengokin kita. Dia bilang mungkin kalau ada waktu dia mau datang ke hotel dan dia mau datang ke stadion,” kata Edo Febriansah, melansir dari Instagram Bandung Football, pada 25 Februari 2025.
Penghormatan untuk Bejo Sugiantoro
Sebagai bentuk penghormatan, Persebaya Surabaya akan mengadakan momen spesial untuk mengenang mendiang Bejo Sugiantoro dalam pertandingan melawan Persib Bandung. Laga pekan ke-25 Liga 1 Indonesia 2024/2025 ini dipastikan menjadi momen emosional bagi Green Force dan para suporternya.
Media Officer Persebaya, Jonathan Yohvinno, mengonfirmasi bahwa sebelum laga dimulai, akan ada pemutaran video tribute sebagai bentuk penghormatan. Selain itu, seluruh pemain dari kedua tim akan mengenakan pita hitam sebagai simbol belasungkawa.
Selain itu, Bonek juga turut bersuara dalam menyampaikan aspirasi mereka. Para suporter mengusulkan agar Persebaya Surabaya memensiunkan nomor punggung 5, yang telah begitu lekat dengan sosok Bejo Sugiantoro.
Seruan ini menjadi bentuk kecintaan dan penghormatan Bonek terhadap legenda yang telah menjadi bagian penting dari sejarah Persebaya. Nomor 5 dianggap sebagai simbol dedikasi serta loyalitas yang tak terpisahkan dari Bejo.
Banyak komentar membanjiri unggahan terkait usulan tersebut. Mayoritas suara sepakat agar nomor 5 tidak lagi digunakan oleh pemain lain. Bonek juga menyarankan agar jika nomor tersebut tetap digunakan, hanya keturunan Bejo Sugiantoro yang berhak mengenakannya.
Kepergian Bejo Sugiantoro menjadi kehilangan besar bagi sepak bola Indonesia. Mantan bek tangguh tersebut menghembuskan napas terakhirnya setelah sempat tidak sadarkan diri.
Insiden terjadi ketika Bejo bermain sepak bola bersama rekan-rekannya di Lapangan SIER Surabaya. Meski sempat mendapatkan pertolongan dan dilarikan ke RS Royal Surabaya, nyawanya tak tertolong.
Review Singkat Persebaya vs Persib

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
