
Pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster saat memberikan arahan kepada pemain pada pertandingan Liga 1 2024/2025 di stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat (21/2/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya harus menelan kekalahan pahit saat bertandang ke Stadion Pakansari menghadapi Dewa United. Dalam pertandingan yang berlangsung ketat, Green Force kalah dengan skor 0-2.
Kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Persebaya Surabaya yang sedang berusaha bersaing di papan atas klasemen Liga 1. Hasil negatif ini juga membuat mereka kehilangan poin penting dalam perburuan gelar juara.
Dewa United berhasil unggul lebih dulu melalui gol yang dicetak oleh Alex Martins pada menit ke-18. Gol tersebut membuat Persebaya Surabaya tertinggal dan harus bermain lebih agresif untuk mengejar ketertinggalan.
Di babak pertama, Persebaya Surabaya sebenarnya mampu menciptakan beberapa peluang berbahaya. Namun, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat mereka gagal mencetak gol dan harus masuk ke ruang ganti dengan defisit dua gol.
Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster, langsung merespons situasi ini dengan melakukan pergantian pemain di awal babak kedua. Ia memasukkan Flavio Silva dan Riswan Lauhin untuk menggantikan Dime Dimov dan Andre Oktaviansyah guna meningkatkan daya gedor tim.
Keputusan tersebut hampir membuahkan hasil ketika babak kedua baru berjalan empat menit. Francisco Rivera mengirimkan umpan silang akurat ke dalam kotak penalti, yang langsung disambut oleh tendangan Flavio Silva.
Namun, upaya Flavio tersebut masih mampu digagalkan oleh kiper Dewa United, Sonny Stevens. Penyelamatan gemilang tersebut menjadi awal dari serangkaian peluang Persebaya Surabaya yang terbuang sia-sia di sepanjang babak kedua.
Persebaya Surabaya terus meningkatkan intensitas serangan mereka untuk mengejar ketertinggalan. Pada menit ke-64, Bruno Moreira mengirimkan umpan cutback dari sisi kiri yang mengarah tepat ke Flavio Silva.
Flavio mendapatkan ruang tembak yang cukup ideal dan langsung melepaskan tendangan keras ke arah gawang. Namun, Sonny Stevens kembali menunjukkan kualitasnya dengan melakukan penyelamatan gemilang.
Semenit kemudian, Persebaya Surabaya kembali menciptakan peluang emas. Kali ini giliran Rivera yang mencoba peruntungannya melalui sundulan setelah menerima umpan silang dari Flavio Silva.
Sayangnya, sundulan Rivera masih mengarah tepat ke pelukan Sonny Stevens. Meski terus menekan, Persebaya Surabaya tetap gagal menemukan celah untuk menaklukkan kiper lawan yang tampil luar biasa.
Paul Munster terlihat frustrasi di pinggir lapangan saat melihat peluang demi peluang yang diciptakan timnya tidak membuahkan hasil. Sepanjang babak kedua, Persebaya Surabaya tampil dominan dalam menciptakan peluang berbahaya.
Namun, efektivitas penyelesaian akhir menjadi perbedaan utama dalam pertandingan ini. Dewa United mampu memanfaatkan peluang mereka dengan baik, sementara Persebaya Surabaya gagal mengonversi peluang menjadi gol.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 untuk kemenangan Dewa United tetap bertahan. Hasil ini membuat Persebaya Surabaya turun ke peringkat ketiga klasemen sementara dengan raihan 41 poin.
Usai pertandingan, Paul Munster tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya terhadap hasil yang diraih timnya. Ia mengungkapkan timnya sebenarnya memiliki banyak peluang untuk mencetak gol.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
