Timnas Amputasi Indonesia melaju ke final Amputee Football Asian Championship 2025. (Dok: WAFF)
JawaPos.com - Timnas Amputasi Indonesia berhasil menembus final Kejuaraan Sepak Bola Amputasi Asia atau Amputee Football Asian Championship 2025. Skuad Garuda INAF -julukan Timnas Amputasi- bakal berjumpa dengan Uzbekistan lagi pada partai puncak.
Timnas Amputasi Indonesia memastikan tiket final Amputee Football Asian Championship 2025 usai mengalahkan Nepal 9-0 di Dhaka, Bangladesh, Selasa (11/2). Tim besutan Bayu Guntoro itu lolos berkat menempati peringkat kedua.
"Alhamdulillah dipertandingan terakhir dan penentu dengan Nepal, Indonesia berhasil melibas 9-0 tanpa balas dan dapat dipastikan Indonesia lolos ke final dengan poin sembilan," ujar Yudhi Yahya, selaku Ketua Umum Perkumpulan Sepak Bola Amputasi Indonesia (PSAI).
Selanjutnya, Timnas Amputasi Indonesia akan menantang Uzbekistan di final. Ini akan menjadi pertemuan kedua bagi kedua tim di ajang Amputee Football Asian Championship 2025.
Sebelumnya Garuda INAF sudah pernah bentrok dengan Uzbekistan pada laga pembuka beberapa hari lalu. Sayang hasilnya Timnas Amputasi Indonesia menelan kekalahan telak 1-8.
"Ini akan menjadi pembuktian yang pada pertandingan awal bertemu dengan Uzbek, Indonesia digulung 1-8. Mohon dukungan dan doa dari masyarakat Indonesia," katanya.
Sebagai informasi, Amputee Football Asian Championship 2025 akan diikuti lima negara. Selain Indonesia dan Uzbekistan, ada juga tiga tim yang berpartisipasi, yakni Irak, Bangladesh, serta Nepal.
Amputee Football Asian Championship 2025 menggunakan sistem saling bertemu atau round robin. Nah tim yang menempati posisi teratas klasemen dan peringkat kedua berhak kembali bentrok di final.
Laga final Kejuaraan Sepak Bola Amputasi Asia 2025 dijadwalkan berlangsung pada Rabu (12/2). Kemenangan bisa membuat Timans Indonesia menjadi juara.
"Kondisi saat ini para pemain pun cukup baik karena beberapa pemain inti saat melawan Nepal di cadangkan untuk istirahat, diharapkan mampu maksimal saat final," ucap Yudhi Yahya.
Keberhasilan Timnas Amputasi ke final ini bisa dibilang sudah melampaui target yang dicanangkan Perkumpulan Sepak Bola Amputasi Indonesia (PSAI). Sebelumnya mereka hanya memasang target finis di tiga besar.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
