Pemain Persija Gustavo Almeida (kiri), Ryo Matsumura, dan Marko Simic. (Dok. Persija)
JawaPos.com - Persija Jakarta menjadi sorotan utama ketika secara mengejutkan hanya sanggup mendapat 1 poin dari pertandingan melawan tim promosi PSBS Biak. Bertanding di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, pada Minggu (2/2) malam, Macan Kemayoran tak sanggup mengalahkan tim tamu yang harus bermain dengan 10 orang selepas bek utama PSBS Biak, Julian Velasquez. Para penggemar mempertanyakan keseriusan Rizki Ridho dkk untuk bersaing dengan Persib Bandung meraih gelar juara Liga 1 musim ini.
Dilansir dari Liga Indonesia Baru, pelatih Persija Jakarta, Carlos Pena, mengeluarkan gestur dan pernyataan sebaliknya. Pelatih berkebangsaan Spanyol itu enggan mengalihkan fokus dan target tim sejak awal musim untuk hanya finis di posisi 4 besar klasemen. Dirinya tidak ingin para pemain terbebani dengan beban berat untuk menjadi juara di akhir musim. Pena berharap para penggemar bisa menahan ekspektasinya untuk tim Persija Jakarta.
"Kembali lagi saya tegaskan bahwa target kami sejak awal adalah untuk selesai di posisi 4 besar musim ini. Semua pihak harus sadar akan hal ini" imbuh Carlos Pena menanggapi hasil kurang maksimal melawan PSBS Biak.
"Saya menginstruksikan para pemain untuk selalu tampil maksimal di tiap pertandingannya. Kami tentu tidak ingin kehilangan poin di laga kandang tetapi kami gagal mewujudkannya" tutup mantan pelatih yang pernah berkarir di Laliga bersama Real Valladolid.
Carlos Pena bersama tim kepelatihan saat ini sedang fokus maksimal untuk menghadapi laju deras Dewa United di pekan ke-22 Liga 1. Mereka akan berduel di Stadion Pakansari, Cibinong, pada Sabtu (8/2) dengan motivasi yang sama-sama tinggi untuk kedua tim. Persija Jakarta ingin meraih 3 poin setelah dua hasil imbang melawan PSBS Biak dan Persis Solo. Sementara Dewa United sudah mencatat 4 kemenangan beruntun dan ingin menambah kemenangan kelima melawan Persija Jakarta.
Pertarungan keduanya bakal berlangsung sengit untuk perebutan posisi 3 besar klasemen. Target yang dipasang Carlos Pena tentu menjadi patokan untuk Gustavo Almeida dan kolega untuk tidak menyerah begitu saja oleh kubu Alex Martins Ferreira. Kedua nama terakhir juga jadi dua penyerang yang sedang berebut posisi pencetak gol terbanyak di Liga 1 musim ini. Alex Martins saat ini memimpin sementara dengan torehan 14 gol sementara Gustavo Almeida menguntit di belakangnya dengan catatan 12 gol.
Persija Jakarta menjadi tim yang memiliki filosofi permainan kolektif di bawah era Carlos Pena. Menggantikan posisi Thomas Doll, Carlos Pena tetap melanjutkan pola permainan tersebut yang membawa Macan Kemayoran bisa duduk dengan nyaman sementara di peringkat kedua. Calon lawannya Dewa United juga memperagakan permainan yang tak kalah indahnya dengan pembuktian kemenangan 4 pertandingan berturut-turut dan menjadi tim pertama yang mengalahkan catatan rekor belum kalah milik Persib Bandung di musim ini.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
