Andhika Ramadhani (kiri) dan Alta Ballah.
JawPos.com - Pemain Dewa United, Alta Ballah mendapatkan tindakan rasisme pada saat laga melawan Persib Bandung di pekan ke-19 Liga 1 2024/2025 yang dimainkan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (17/1). Pihak manajamen dikabarkan telah mengambil sikap atas tindakan yang dilakukan kepada pemainnya tersebut.
Presiden Dewa United, Ardian Satya Negara turut buka suara terhadap tindakan rasisme yang menimpa Alta Ballah. "Tentunya kami sangat menyayangkan adanya aksi rasisme yang dilakukan oknum suporter lawan terhadap pemain kami, Alta Ballah. Kita tahu sepak bola adalah olahraga yang mempersatukan semua golongan di negeri ini, namun nyatanya aksi-aksi seperti ini justru terjadi di pertandingan sepak bola," ucapnya mengutip dari laman resmi klub, Senin (20/1).
Dewa United juga telah berkoordinasi dengan Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) untuk menyelesaikan masalah rasisme ini. "Kami pun sudah mengambil langkah dengan berkoordinasi dengan pihak yang berwenang dalam masalah ini yaitu APPI. Semoga ini menjadi yang terakhir dan sepak bola benar-benar bisa menjadi alat pemersatu di negeri ini," ujar Ardian.
Dukungan untuk menolak tindakan rasisme yang dialami Alta Ballah juga datang dari mantan rekan setimnya di Persebaya Surabaya, Andhika Ramadhani. "Aku neng mburimu bolo," tulisnya di Instagram Story yang berarti "Aku di belakangmu teman." Pemain yang berposisi sebagai kiper itu juga memposting foto mereka berdua saat Dewa United bertandang ke Gelora Bung Tomo.
Keduanya menjadi rekan setim sejak Alta Ballah pindah dari Persita Tangerang pada tahun 2022. Melansir Transfermarkt, pemain 24 tahun itu bermain sebanyak 34 pertandingan dan mencetak dua gol saat Persebaya masih dilatih oleh Aji Santoso. Namun, musim berikutnya ia harus berpisah dengan Andhika Ramadhani untuk bergabung dengan Dewa United.
Sebelumnya, di musim ini, tindakan rasisme juga dirasakan oleh pemain Bali United, Yabes Roni. Kejadian tersebut dialaminya setelah laga imbang melawan Persib Bandung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Selasa (7/1). Ia mendapatkan tindakan rasisme dari kolom komentar dan pesan langsung di sosial medianya.
Pemain berusia 29 tahun itu melaporkan tindakan rasisme tersebut kepada APPI agar diproses secara hukum yang berlaku. Melalui laman resminya, Bali United saat ini langsung menempuh jalur hukum untuk pelaku yang melakukan tindakan rasisme agar ada efek jera.
Dewa United vs Persib Bandung.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
