Persebaya pernah memakai jersey kuning pada tahun 1993/1994 (Dok. X /mah5utari)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya kembali mencuri perhatian pada awal tahun 2025 dengan memperkenalkan jersey keempat mereka yang berwarna kuning. Pilihan ini menuai banyak sorotan dari Bonek Mania karena dianggap tidak biasa, namun ternyata memiliki jejak sejarah yang dalam.
Di era Perserikatan 1993/1994, Persebaya Surabaya pernah mengenakan jersey kuning sebagai salah satu seragam kebanggaan mereka. Langkah ini seolah menjadi upaya untuk mengulang momen bersejarah, bukan sekadar asal memilih warna.
Pemain-pemain Persebaya Surabaya yang pernah merasakan jersey kuning adalah Helly Maura, Margono Asnan hingga Yongky Kastanya.
Tidak hanya warna kuning, jersey merah yang sebelumnya dirilis juga dianggap sebagai gebrakan baru. Meskipun sejatinya Persebaya sudah pernah mengenakan warna tersebut di era yang sama. Dengan membawa kembali warna-warna yang memiliki nilai historis, Persebaya ingin memperkuat identitas sekaligus menghormati warisan masa lalu.
Filosofi dan Teknologi di Balik Jersey Kuning
Jersey keempat musim 2024/2025 ini diberi nama resmi “Persebaya Fourth Jersey 24/25 Player Issue” dan diluncurkan pada 16 Januari 2025. Ini terjadi sehari sebelum laga melawan Malut United. Warna kuning yang mendominasi jersey memiliki filosofi mendalam, yaitu melambangkan keberanian dan diharapkan membawa hoki bagi tim sepanjang tahun ini.
Dari sisi teknologi, jersey ini dirancang menggunakan bahan quick dry dan anti-bacterial. Ini membuatnya nyaman dikenakan selama pertandingan. Selain itu, tambahan bahan mesh pada beberapa bagian memungkinkan sirkulasi udara lebih baik, sebuah inovasi yang diapresiasi oleh para Bonek dan Bonita.
Debut yang Berujung Kekalahan
Sayangnya, harapan besar pada jersey ini tidak berjalan sesuai ekspektasi. Dalam debutnya di Stadion Gelora Bung Tomo, Persebaya harus menelan kekalahan 0-2 dari Malut United. Kekalahan ini menjadi noda pertama bagi rekor kandang mereka musim ini. Sebelumnya, mereka tak terkalahkan hingga pekan ke-18 Liga 1 Indonesia 2024/2025.
Dalam pengumuman resmi melalui akun Instagram @persebayastore, jersey kuning ini menampilkan ornamen hijau dan merah. Ornamen ini memberikan kesan segar. Tidak sedikit netizen yang mengomentari bahwa desain ini mengingatkan pada jersey Timnas Australia.
Adapun jersey ini dijual dengan harga Rp 597 ribu, sesuai informasi dari akun resmi. Meskipun menuai beragam tanggapan, jersey keempat ini tetap menjadi barang incaran para Bonek yang ingin memiliki bagian dari sejarah klub.
Mengulang Sejarah, Bukan Tren Semata
Pemilihan warna kuning dan merah sebagai jersey Persebaya tahun ini bukan sekadar keputusan acak. Green Force ingin mengingatkan bahwa mereka memiliki sejarah panjang yang kaya, termasuk penggunaan kedua warna tersebut pada era Perserikatan 1993/1994. Langkah ini juga menjadi simbol penghormatan terhadap warisan klub. Selain itu, langkah ini menambah variasi baru dalam koleksi seragam mereka.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
