Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 Januari 2025 | 23.55 WIB

Disorot Bonek Karena Mirip Timnas Australia, Begini Sejarah Jersey Kuning Persebaya Surabaya yang Pernah Dipakai Tahun 1993

Persebaya pernah memakai jersey kuning pada tahun 1993/1994 (Dok. X /mah5utari)

JawaPos.com - Persebaya Surabaya kembali mencuri perhatian pada awal tahun 2025 dengan memperkenalkan jersey keempat mereka yang berwarna kuning. Pilihan ini menuai banyak sorotan dari Bonek Mania karena dianggap tidak biasa, namun ternyata memiliki jejak sejarah yang dalam. 

Di era Perserikatan 1993/1994, Persebaya Surabaya pernah mengenakan jersey kuning sebagai salah satu seragam kebanggaan mereka. Langkah ini seolah menjadi upaya untuk mengulang momen bersejarah, bukan sekadar asal memilih warna.

Pemain-pemain Persebaya Surabaya yang pernah merasakan jersey kuning adalah Helly Maura, Margono Asnan hingga Yongky Kastanya.

Tidak hanya warna kuning, jersey merah yang sebelumnya dirilis juga dianggap sebagai gebrakan baru. Meskipun sejatinya Persebaya sudah pernah mengenakan warna tersebut di era yang sama. Dengan membawa kembali warna-warna yang memiliki nilai historis, Persebaya ingin memperkuat identitas sekaligus menghormati warisan masa lalu.

Filosofi dan Teknologi di Balik Jersey Kuning

Jersey keempat musim 2024/2025 ini diberi nama resmi “Persebaya Fourth Jersey 24/25 Player Issue” dan diluncurkan pada 16 Januari 2025. Ini terjadi sehari sebelum laga melawan Malut United. Warna kuning yang mendominasi jersey memiliki filosofi mendalam, yaitu melambangkan keberanian dan diharapkan membawa hoki bagi tim sepanjang tahun ini.

Dari sisi teknologi, jersey ini dirancang menggunakan bahan quick dry dan anti-bacterial. Ini membuatnya nyaman dikenakan selama pertandingan. Selain itu, tambahan bahan mesh pada beberapa bagian memungkinkan sirkulasi udara lebih baik, sebuah inovasi yang diapresiasi oleh para Bonek dan Bonita.

Debut yang Berujung Kekalahan

Sayangnya, harapan besar pada jersey ini tidak berjalan sesuai ekspektasi. Dalam debutnya di Stadion Gelora Bung Tomo, Persebaya harus menelan kekalahan 0-2 dari Malut United. Kekalahan ini menjadi noda pertama bagi rekor kandang mereka musim ini. Sebelumnya, mereka tak terkalahkan hingga pekan ke-18 Liga 1 Indonesia 2024/2025.

Dalam pengumuman resmi melalui akun Instagram @persebayastore, jersey kuning ini menampilkan ornamen hijau dan merah. Ornamen ini memberikan kesan segar. Tidak sedikit netizen yang mengomentari bahwa desain ini mengingatkan pada jersey Timnas Australia.

Adapun jersey ini dijual dengan harga Rp 597 ribu, sesuai informasi dari akun resmi. Meskipun menuai beragam tanggapan, jersey keempat ini tetap menjadi barang incaran para Bonek yang ingin memiliki bagian dari sejarah klub.

Mengulang Sejarah, Bukan Tren Semata

Pemilihan warna kuning dan merah sebagai jersey Persebaya tahun ini bukan sekadar keputusan acak. Green Force ingin mengingatkan bahwa mereka memiliki sejarah panjang yang kaya, termasuk penggunaan kedua warna tersebut pada era Perserikatan 1993/1994. Langkah ini juga menjadi simbol penghormatan terhadap warisan klub. Selain itu, langkah ini menambah variasi baru dalam koleksi seragam mereka.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore