Ardi Idrus siap kembali perkuat Persebaya Surabaya jelang laga hadapi Malut United. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya mendapat kabar baik menjelang laga melawan Malut United dalam lanjutan pekan ke-19 Liga 1. Ardi Idrus, bek tangguh Green Force, dipastikan kembali memperkuat tim setelah bebas dari sanksi kartu merah.
Sanksi tersebut dijatuhkan oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI akibat insiden dalam pertandingan melawan Semen Padang pada 15 Desember 2024. Dalam laga tersebut, Ardi terkena kartu merah langsung karena melakukan gerakan tambahan yang mengenai wajah pemain lawan.
Akibat pelanggaran itu, Komdis PSSI memberikan hukuman larangan bermain sebanyak dua pertandingan dan denda Rp 10 juta. Ardi pun harus absen dalam tiga laga penting melawan Borneo FC, Bali United, dan PSS Sleman.
Ketidakhadiran Ardi Idrus di lini belakang cukup dirasakan oleh Persebaya Surabaya. Pelatih Paul Munster mengakui absennya bek berusia 31 tahun itu memengaruhi soliditas pertahanan tim.
Kini, Ardi siap kembali membuktikan kualitasnya di hadapan ribuan Bonek yang akan memadati Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Sang pemain tampak penuh semangat mengikuti sesi latihan persiapan melawan Laskar Kie Raha.
“Bebas sanksi, Ardi Idrus siap bela Persebaya Surabaya lawan Malut United,” tulis akun resmi Instagram Persebaya Surabaya pada Senin, 13 Januari 2025. Unggahan itu menampilkan momen Ardi yang terlihat fokus saat latihan.
Statistik Ardi Idrus musim ini menunjukkan kontribusinya yang signifikan di lini pertahanan Green Force. Ia masuk dalam tiga besar pemain dengan aksi clearance terbanyak di Persebaya Surabaya.
GRAFIS
Statistik ini menjadi bukti kemampuan Ardi dalam membaca serangan lawan dan meredam agresivitas Malut United di laga besok.
Ardi Idrus telah tampil sebanyak 15 kali untuk Persebaya Surabaya musim ini, dengan 12 laga sebagai starter. Rata-rata, ia bermain selama 85 menit per pertandingan, menunjukkan konsistensi fisiknya sepanjang musim.
Dalam urusan distribusi bola, Ardi mencatatkan rata-rata 14,5 operan akurat per pertandingan dengan tingkat akurasi 71 persen. Ia juga berhasil melakukan 1,5 umpan panjang akurat per laga dengan tingkat keberhasilan 50 persen.
Ardi juga terlibat aktif dalam merebut bola dengan rata-rata 3,5 intersepsi dan 6,9 recovery per pertandingan. Kemampuan bertahannya semakin terlihat dengan jumlah clearance 1,7 per laga.
Namun, Ardi juga perlu memperbaiki beberapa aspek permainannya, termasuk mengurangi kesalahan yang berujung pada peluang lawan. Tercatat, ia sudah melakukan tujuh kesalahan yang berujung pada tembakan lawan musim ini.
Di sisi lain, sukses dribel Ardi mencapai 81 persen dengan rata-rata 0,9 dribel per pertandingan. Dalam duel fisik, ia memenangi rata-rata 5,2 duel per laga, meskipun hanya dengan tingkat keberhasilan 33 persen.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
