Dime Dimov jadi salah satu pemain bintang yang didatangkan Persebaya Surabaya dari kasta tertinggi Liga Bulgaria. (Instagram @dime_dimov)
JawaPos.com — Lokomotiv Sofia, salah satu klub sepak bola paling legendaris di Bulgaria, memiliki sejarah panjang yang penuh warna. Stadion kebanggaan mereka terletak di distrik utara Sofia, dekat Stasiun Kereta Api Pusat, menjadikannya ikon kawasan tersebut.
Dengan warna kebesaran hitam dan merah, Lokomotiv Sofia telah menjadi saksi bisu perjalanan panjang dunia sepak bola Bulgaria. Klub ini dijuluki "zheleznicari" atau "pekerja kereta api," merepresentasikan asal-usul pendiriannya yang berakar pada komunitas pekerja.
Sejak didirikan pada 15 Mei 1929, Lokomotiv Sofia telah mencatatkan diri sebagai salah satu klub elite di Bulgaria. Berawal dari sekelompok pekerja kereta api yang mencintai sepak bola, klub ini berkembang menjadi kekuatan yang disegani di negaranya.
Pertandingan pertama mereka berlangsung pada Juni 1929 melawan Botev-Gladstone. Hanya berselang sepuluh tahun, Lokomotiv sudah bergabung dengan divisi utama sepak bola Bulgaria pada 1939.
Musim itu menjadi titik awal kejayaan mereka, ketika Lokomotiv Sofia berhasil meraih gelar juara Bulgaria. Kemenangan atas tim-tim tangguh seperti Ticha Varna dan Levski Sofia menandai lahirnya era baru bagi klub ini.
Nama Lokomotiv Sofia semakin harum pada 1945 saat mereka kembali merebut gelar juara. Tahun yang sama, klub ini juga memenangkan Piala Bulgaria, menegaskan status mereka sebagai salah satu yang terbaik di negara itu.
Kesuksesan ini turut ditopang oleh kontribusi besar pemain-pemainnya bagi tim nasional Bulgaria. Tercatat, tujuh pemain tim nasional kala itu berasal dari Lokomotiv Sofia, menunjukkan kualitas skuad mereka.
Memasuki dekade 1960-an, Lokomotiv Sofia kembali mencatatkan sejarah emas. Di bawah arahan pelatih Georgi Berkov, mereka meraih gelar juara Bulgaria pada 1964.
Nikola Kotkov, salah satu pemain legendaris klub, menjadi bintang di masa kejayaan ini. Dengan kemampuan menembak luar biasa dan akurasi tinggi, ia menjadi ikon Lokomotiv yang dikenang hingga kini.
Kotkov tidak hanya dikenal karena kehebatannya di lapangan, tetapi juga sikap sportivitasnya. Namun, tragedi menimpa pada 1971 ketika ia kehilangan nyawanya dalam kecelakaan mobil bersama legenda Levski Sofia, Georgi Asparuhov.
Setelah meraih gelar pada 1964, Lokomotiv Sofia menjalani debutnya di Piala Champions Eropa. Mereka memulai dengan kemenangan telak 8-3 atas Malmo dari Swedia, di mana Kotkov mencetak lima gol.
Namun, era "tahun-tahun kelam" menghampiri klub pada akhir 1960-an ketika mereka bergabung dengan Slavia Sofia. Langkah ini sempat memudarkan kejayaan Lokomotiv sebelum klub direstorasi pada 1971.
Kembalinya Lokomotiv Sofia ke puncak terjadi pada 1978 ketika mereka kembali merebut gelar juara Bulgaria. Pemain seperti Rumen Goranov, Vencislav Arsov, dan Traicho Sokolov menjadi tulang punggung tim saat itu.
Atanas Mihailov, pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub, juga menjadi salah satu figur paling berpengaruh. Bermain dalam 348 pertandingan dan mencetak 143 gol, Mihailov dikenang sebagai simbol dedikasi dan kehebatan.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
