Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 Januari 2025 | 02.16 WIB

Dari Lapangan ke Pinggir Lapangan, Jejak Karir Patrick Kluivert Sebagai Pemain dan Pelatih Hingga Jadi Calon Pelatih Timnas Indonesia

Patrick Kluivert, calon pengganti pelatih timnas Indonesia. (Marca) - Image

Patrick Kluivert, calon pengganti pelatih timnas Indonesia. (Marca)

JawaPos.com - Kabar pemecatan Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia telah menjadi kenyataan. Keputusan PSSI terhadap STY memicu banyak reaksi, termasuk dari masyarakat Indonesia, media Korea, hingga keluarga sang pelatih. Di tengah kehebohan tersebut, spekulasi mengenai siapa yang akan menggantikan STY mulai mencuat.

Nama Patrick Kluivert disebut sebagai salah satu kandidat kuat. Hal ini diperkuat oleh pernyataan Haris Pardede, yang memberikan petunjuk bahwa pelatih baru berasal dari Belanda dan merupakan mantan striker timnas Belanda. Mantan pemain legendaris ini dinilai sesuai dengan kriteria PSSI, baik dari segi gaji maupun kemampuan untuk memimpin Timnas Indonesia, termasuk pemain-pemain naturalisasi seperti Jay Idzes.

Karir Patrick Kluivert Sebagai Pemain

1. Ajax Amsterdam (1994-1997)
Patrick Kluivert memulai karir profesionalnya di Ajax Amsterdam, di mana ia langsung mencetak sejarah. Pada debutnya tahun 1994, Kluivert mencetak gol kemenangan pada final Liga Champions 1995 melawan AC Milan. Selama tiga tahun berseragam Ajax, ia membantu tim meraih tiga gelar Eredivisie dan berbagai trofi domestik serta internasional lainnya.

2. AC Milan (1997-1998)
Setelah sukses di Ajax, Kluivert bergabung dengan AC Milan. Namun, periode ini tidak berlangsung lama. Selama satu musim di Serie A, performa Kluivert dinilai kurang maksimal dengan hanya mencetak enam gol, sehingga ia memutuskan untuk hengkang.

3. FC Barcelona (1998-2004)
Bergabung dengan Barcelona menjadi salah satu momen terbaik dalam karirnya. Selama enam musim bersama Blaugrana, Kluivert mencetak 120 gol dan menjadi bagian penting dari lini serang tim. Ia membentuk duet mematikan bersama Rivaldo dan membantu Barcelona memenangkan La Liga musim 1998-1999.

4. PSV Eindhoven (2006-2007)
Setelah berpisah dengan Valencia, Kluivert kembali ke Belanda untuk bermain bersama PSV Eindhoven. Meskipun berhasil memenangkan gelar Eredivisie, kontribusinya terbatas akibat cedera dan masalah kebugaran, dengan hanya mencetak tiga gol dalam 16 pertandingan.

5. Lille OSC (2007-2008)
Kluivert mengakhiri karir bermainnya di klub Prancis, Lille OSC. Dalam satu musim, ia mencetak empat gol dalam 13 pertandingan sebelum akhirnya memutuskan untuk pensiun.

Karir Internasional

Sebagai bagian dari Timnas Belanda, Kluivert mencatatkan 40 gol dalam 79 penampilan dari 1994 hingga 2004. Ia menjadi salah satu pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah timnas. Kluivert tampil di Piala Dunia 1998 dan beberapa edisi Piala Eropa, dengan pencapaian terbaiknya adalah menjadi top skor Euro 2000.

Karir Kepelatihan

Setelah pensiun, Kluivert beralih ke dunia kepelatihan. Ia memulai karir sebagai asisten pelatih Timnas Belanda dari 2012 hingga 2014, membantu Louis van Gaal membawa timnas ke semifinal Piala Dunia 2014.

Kluivert juga sempat melatih timnas Curacao pada 2015-2016, meskipun hasilnya tidak terlalu memuaskan. Selain itu, ia bekerja sebagai direktur olahraga Paris Saint-Germain (2016-2017) dan melatih beberapa tim junior. Pengalamannya sebagai pelatih kepala di tingkat klub dimulai saat bergabung dengan Adana Demirspor di Turki.

Jika Patrick Kluivert benar ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia, ia akan menghadapi tantangan besar untuk melanjutkan fondasi yang telah dibangun Shin Tae-yong. Dengan pengalaman internasionalnya sebagai pemain dan pelatih, publik berharap Kluivert mampu membawa Timnas Indonesia ke level yang lebih tinggi, terutama dalam menghadapi target ambisius PSSI, yaitu lolos ke Piala Dunia.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore