Mohammed Rashid bersyukur atas pencapaian Persebaya Surabaya di putaran pertama Liga 1 Indonesia musim ini. (Instagram @moerashid95)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya mengakhiri putaran pertama Liga 1 Indonesia 2024/2025 dengan torehan yang luar biasa. Tim asuhan Paul Munster mencatatkan 37 poin dari 17 pertandingan, menjadikannya pencapaian terbaik di era Liga 1.
Dengan rincian 11 kemenangan, 4 hasil imbang, dan hanya 2 kekalahan, Persebaya Surabaya menempati posisi kedua klasemen sementara. Ini menjadi sinyal kuat Green Force memiliki peluang besar untuk meraih gelar juara musim ini.
Perbandingan performa dari musim ke musim memperlihatkan perkembangan signifikan. Dalam beberapa musim terakhir, Persebaya Surabaya tidak mampu menunjukkan konsistensi seperti musim ini.
Musim terbaik sebelumnya adalah 2018/2019 ketika mereka finis di posisi kedua dengan 54 poin. Namun, musim 2023/2024 menjadi yang terburuk dengan hanya meraih 42 poin dan finis di posisi ke-12.
Kini, di musim 2024/2025, Green Force tampil lebih solid berkat kontribusi besar para pemain, termasuk Mohammed Rashid. Gelandang asal Palestina ini menjadi motor baru permainan Persebaya Surabaya dengan performa impresifnya.
Mohammed Rashid telah bermain dalam 17 pertandingan dengan total 1.467 menit bermain. Ia mencetak 6 gol dan memberikan 8 umpan kunci, menjadikannya salah satu pemain paling produktif di skuad Persebaya Surabaya.
Dengan statistik tersebut, Rashid menjadi harapan baru Bonek untuk membawa Persebaya Surabaya kembali ke jalur juara. Ia juga menjadi pemain asing dengan rating cukup tinggi di antara enam pemain asing lainnya di tim.
Francisco Rivera mencatatkan rating tertinggi dengan 7,64, diikuti oleh Bruno Moreira dengan 7,48. Rashid sendiri berada di posisi ketiga dengan rating 7,33, yang menunjukkan perannya yang krusial di lini tengah.
Flavio Silva, Slavko Damjanovic, dan Gilson Costa melengkapi daftar pemain asing dengan kontribusi yang juga tidak bisa diabaikan. Namun, Rashid berhasil mencuri perhatian dengan kemampuannya menjadi pemain serba bisa.
Perannya tidak hanya terlihat dalam mencetak gol, tetapi juga dalam membangun serangan dan bertahan. Statistiknya menunjukkan Rashid sebagai pemain yang sangat efektif di berbagai aspek permainan.
Dalam hal penyerangan, Rashid mencetak 6 gol dengan akurasi tembakan mencapai 60 persen. Ia juga melepaskan 27 tembakan dengan 16 di antaranya mengarah tepat ke gawang.
Salah satu golnya tercipta dari tendangan bebas yang memukau. Hal ini menambah nilai lebih bagi Rashid sebagai gelandang yang mampu menghadirkan ancaman dari situasi bola mati.
Dalam permainan tim, Rashid juga mencatatkan 621 umpan dengan tingkat akurasi mencapai 81 persen. Sebanyak 502 umpannya sukses, menunjukkan kualitas distribusi bolanya yang sangat baik.
Rashid juga sering melakukan umpan terobosan dengan total 14 kali. Selain itu, ia mencatatkan 9 umpan silang dan 32 umpan kepala yang membantu memperkuat serangan Persebaya Surabaya.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
