Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 22 Desember 2024 | 18.00 WIB

Paul Munster Soroti Kelemahan Persebaya Surabaya Jelang Duel Krusial Melawan Bali United, Sering Kebobolan Bola Mati

Paul Munster ungkap kelemahan Persebaya Surabaya jelang hadapi Bali United. (Media Persebaya)

 

JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali menunjukkan dominasi mereka di Liga 1 Indonesia 2024/2025 dengan kemenangan tipis 2-1 atas Borneo FC. Laga yang berlangsung di Gelora Bung Tomo ini memperlihatkan performa apik Green Force, khususnya di babak pertama.

Francisco Rivera menjadi bintang kemenangan Persebaya Surabaya dengan dua golnya pada menit ke-17 dan ke-29. Sayangnya, Borneo mampu membalas satu gol melalui Ronaldo Rodrigues pada menit ke-32.

Di babak kedua, pertahanan solid Persebaya Surabaya yang dikomandoi Slavko Damjanovic sukses mematahkan serangan-serangan berbahaya dari tim tamu. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan Green Force.

Meski berhasil meraih poin penuh, pelatih Paul Munster tetap memberikan catatan penting untuk skuadnya. Salah satu perhatian utamanya adalah kelemahan tim dalam menghadapi situasi bola mati, seperti yang terjadi pada gol Borneo.

“Kita kebobolan melalui tendangan penjuru, ini menjadi catatan kita untuk lebih baik lagi ke depan,” ungkap Paul Munster usai laga.

Pelatih asal Irlandia Utara itu mengingatkan para pemainnya agar lebih disiplin dan fokus saat menghadapi bola-bola atas.

Kemenangan ini memperkuat posisi Persebaya Surabaya di puncak klasemen sementara Liga 1 2024/2025 dengan raihan 37 poin. Namun, tantangan besar sudah menanti mereka di pekan ke-17 saat bertandang ke markas Bali United.

Bali United dikenal sebagai salah satu tim dengan eksekusi bola mati yang mematikan. Situasi ini menjadi perhatian khusus Paul Munster, mengingat Persebaya Surabaya sering kebobolan dari skema bola mati musim ini.

Sementara itu, Riswan Lauhin yang mewakili para pemain saat konferensi pers mengungkapkan rasa syukurnya atas kemenangan ini.

“Alhamdulillah semua pemain sudah bekerja keras. Kita tahu Borneo tim yang tangguh, tapi di sisi lain kita juga punya tim yang kuat, malam ini lebih baik dari Borneo. Kerja keras rekan-rekan satu tim malam ini, kita bisa meraih 3 poin,” ucap Riswan.

Pertemuan dengan Bali United pada 28 Desember 2024 nanti menjadi ujian berat bagi Green Force. Bermain di kandang lawan, Persebaya Surabaya harus memaksimalkan setiap peluang dan memperkuat lini belakang mereka.

Statistik menunjukkan duet bek tengah Persebaya Surabaya, Slavko Damjanovic dan Kadek Raditya, memiliki angka yang cukup baik dalam beberapa aspek. Namun, ada catatan negatif yang perlu segera diperbaiki untuk menghadapi putaran kedua liga.

Slavko Damjanovic mencatatkan 3,9 intersep per laga, 7,4 recovery bola per laga, dan 3,4 sapuan per laga. Namun, tingkat keberhasilan duel udaranya hanya 45% dengan rata-rata 1,8 duel udara dimenangkan per pertandingan.

Kadek Raditya tampil lebih baik dalam intersep dengan rata-rata 4,8 per laga dan 8,3 recovery bola per laga. Meski demikian, efektivitasnya di duel udara hanya mencapai 35%, dengan rata-rata 1,2 kemenangan duel udara per pertandingan.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore