
Wasit Ahmed Al Kaf disorot karena keputusan kontroversialnya di laga Bahrain vs Timnas Indonesia. (AFP/HECTOR RETAMAL)
JawaPos.com — Ahmed Al Kaf, wasit asal Oman, kembali menjadi sorotan setelah memimpin laga kontroversial antara Bahrain vs Timnas Indonesia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pertandingan yang berakhir imbang 2-2 itu memunculkan banyak protes, terutama karena keputusan Al Kaf yang memperpanjang waktu injury time dari 6 menit menjadi 9 menit. Keputusan inilah yang memberikan Bahrain kesempatan untuk mencetak gol penyeimbang di menit-menit akhir.
Kontroversi ini membuat banyak orang penasaran dengan latar belakang Ahmed Al Kaf, termasuk berapa bayaran yang diterima wasit dengan lisensi FIFA tersebut.
Meskipun belum ada informasi resmi terkait gaji spesifik Al Kaf di laga Kualifikasi Piala Dunia 2026, sejumlah sumber mengungkapkan kisaran bayaran yang diterima wasit yang memimpin pertandingan level internasional.
Mengutip informasi dari laman AS Sports, bayaran wasit berlisensi FIFA seperti Ahmed Al Kaf tergolong cukup tinggi.
Pada Piala Dunia 2022 Qatar, wasit utama yang memimpin pertandingan di fase grup mendapat bayaran sebesar USD3.000 atau setara dengan Rp46 juta per pertandingan. Angka ini menjadi acuan bagi bayaran yang kemungkinan juga diterima oleh Al Kaf di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Bayaran tersebut tidak hanya diberikan kepada wasit utama seperti Ahmed Al Kaf. Asisten wasit yang bertugas dalam pertandingan juga menerima honor yang tidak kalah besar, yaitu sekitar USD2.500 atau sekitar Rp39 juta per pertandingan.
Sementara itu, wasit VAR atau Video Assistant Referees yang bertugas memastikan keputusan-keputusan penting dalam pertandingan, juga diganjar bayaran setara dengan wasit utama, yakni USD3.000 per pertandingan.
Bayaran yang diterima oleh para wasit ini tentu sebanding dengan tanggung jawab yang diemban. Namun, dalam kasus pertandingan antara Bahrain dan Timnas Indonesia, keputusan Al Kaf untuk tidak segera meniup peluit akhir pada menit 90+6 menjadi sorotan besar.
Gol penyeimbang Bahrain yang tercipta pada menit 90+9 dianggap sebagai hasil dari tambahan waktu yang dinilai berlebihan. Banyak yang menyayangkan keputusan tersebut, mengingat Timnas Indonesia sempat unggul 2-1 hingga detik-detik terakhir laga.
Selain memimpin pertandingan di fase grup, bayaran wasit untuk laga di fase gugur pada ajang besar seperti Piala Dunia juga jauh lebih tinggi. Menurut catatan, wasit utama yang bertugas di fase gugur mendapatkan bayaran sebesar USD10.000 atau setara dengan Rp156 juta per pertandingan.
Asisten wasit dan wasit VAR di fase gugur juga mendapatkan peningkatan honor yang signifikan, yaitu sebesar USD5.000 atau sekitar Rp78 juta untuk setiap pertandingan.
Dengan bayaran sebesar itu, tidak heran jika wasit seperti Ahmed Al Kaf diharapkan mampu menjalankan tugasnya dengan baik dan tanpa cela. Namun, dalam dunia sepak bola, keputusan wasit memang sering kali menuai kontroversi.
Al Kaf sendiri sudah berkali-kali menjadi pusat perhatian dalam pertandingan-pertandingan besar, dan laga Bahrain vs Timnas Indonesia bukan kali pertama dia mendapatkan kritik dari publik.
Bagi sebagian orang, bayaran tinggi yang diterima wasit FIFA dianggap wajar mengingat mereka harus berhadapan dengan tekanan yang besar dan tuntutan untuk membuat keputusan-keputusan krusial di lapangan.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
