Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 20 September 2024 | 18.10 WIB

Profil Aprisman Aranda, Wasit VAR yang Dikritik Kapten Persebaya Bruno Moreira, Ternyata Wasit Termuda Indonesia dengan Lisensi FIFA

Wasit Aprisman Aranda (tengah) ketika memimpin laga di Liga 1 Indonesia. (Jawa Pos)

 

JawaPos.com-Aprisman Aranda, seorang wasit muda asal Padang, Sumatera Barat, kini menjadi sorotan setelah mendapatkan kritik dari kapten Persebaya Surabaya, Bruno Moreira. Kritik ini dilontarkan terkait dengan keputusan dalam pertandingan pekan kelima Liga 1 Indonesia 2024/2025, di mana Aprisman bertugas sebagai wasit VAR. Meski begitu, perjalanan karier Aprisman sebagai wasit penuh dengan prestasi yang membanggakan, menjadikannya salah satu wasit termuda di Indonesia yang meraih lisensi FIFA.

Baca Juga: Kemenangan Besar Bayern Munchen atas Dinamo Zagreb Hadirkan rekor Baru untuk Harry Kane, Lampaui Gol Rooney

Lahir di Padang Panjang, Sumatera Barat, pada 9 April 1990, Aprisman sudah menaruh minat pada dunia sepak bola sejak usia remaja. Kariernya sebagai wasit dimulai pada tahun 2006, ketika ia masih duduk di bangku SMA. Mengikuti jejak ayahnya, yang juga seorang mantan wasit nasional, Aprisman memutuskan untuk meniti karier sebagai pengadil lapangan hijau.

Pada tahun 2008, Aprisman mendapatkan lisensi wasit nasional, yang menjadi awal dari keterlibatannya dalam pertandingan-pertandingan skala nasional. Dia memimpin berbagai laga di Liga Indonesia dan terus menunjukkan kemampuannya sebagai wasit yang tegas namun adil.

Keinginan Aprisman untuk meraih prestasi lebih tinggi mendorongnya untuk mengejar lisensi FIFA. Pada tahun 2012, ia mulai mendaftarkan diri, namun perjalanannya menuju gelar wasit FIFA tidak mudah. Butuh waktu hingga delapan tahun bagi Aprisman untuk akhirnya mendapatkan lisensi bergengsi tersebut. Pada tahun 2020, ia resmi menjadi wasit berlisensi FIFA, menjadikannya wasit termuda Indonesia yang berhasil meraih lisensi tersebut.

Perjuangan Aprisman untuk mencapai titik ini tidaklah mudah. Dia harus membuat berbagai pengorbanan besar dalam hidupnya. Salah satunya adalah meninggalkan pekerjaannya di sebuah bank milik BUMN hanya empat hari setelah bekerja, demi fokus menekuni karier sebagai wasit. Aprisman juga harus merelakan pekerjaannya sebagai guru honorer, sebuah keputusan yang menunjukkan betapa besarnya tekadnya untuk berkarier di dunia sepak bola.

Salah satu pencapaian terbesar Aprisman dalam karier internasionalnya adalah ketika ia ditunjuk sebagai wasit keempat dalam pertandingan antara Timnas Indonesia dan Argentina pada FIFA Matchday Juni 2023. Pertandingan ini menjadi momen istimewa bagi Aprisman, yang berkesempatan untuk terlibat langsung dalam laga melawan juara Piala Dunia 2022. Pengalaman tersebut menjadi tonggak penting dalam kariernya dan membawa namanya semakin dikenal di kalangan sepak bola nasional maupun internasional.

Di kompetisi domestik, Aprisman telah menunjukkan performa yang stabil dan profesional. Musim 2023/2024 Liga 1 Indonesia mencatatkan namanya sebagai wasit utama dalam beberapa pertandingan krusial. Hingga kini, Aprisman telah memimpin tujuh pertandingan dengan catatan 27 kartu kuning dan dua kartu merah. Meski tidak luput dari kontroversi, kinerjanya tetap diapresiasi oleh banyak pihak sebagai wasit yang berusaha memimpin pertandingan dengan adil.

Namun, seperti halnya wasit di berbagai belahan dunia, Aprisman juga tak luput dari kritik. Salah satu momen yang mengundang perhatian publik terjadi ketika ia bertugas sebagai wasit VAR dalam pertandingan Persebaya Surabaya melawan Persis Solo pada pekan kelima Liga 1 Indonesia 2024/2025.

Pada pertandingan tersebut, Bruno Moreira, pemain asal Brasil yang memperkuat Persebaya Surabaya, merasa bahwa dirinya dilanggar di kotak penalti oleh pemain Persis Solo. Namun, insiden itu tidak ditinjau lebih lanjut oleh tim VAR yang dipimpin oleh Aprisman Aranda. Kekecewaan Bruno semakin membuncah ketika penalti yang ia anggap pantas diberikan justru tak dieksekusi oleh wasit utama, Aidil Azmi, dan tidak dilakukan pengecekan di VAR.

Setelah pertandingan berakhir dengan kemenangan Persebaya, Bruno meluapkan kekesalannya di media sosial. Dalam unggahan di Instagram, Bruno menyertakan video insiden yang ia alami dan menyindir kinerja wasit VAR, dengan tulisan, "Karena mereka (wasit) tak mengeceknya di VAR, kita cek saja di sini." Unggahan tersebut disertai dengan nada sarkastik yang menyiratkan ketidakpuasan Bruno terhadap keputusan wasit.

Bruno Moreira juga menambahkan bahwa meskipun Persebaya berhasil memenangkan pertandingan, ia khawatir insiden semacam ini bisa menimbulkan masalah di masa depan. “Untungnya kita menang, tapi jika insiden ini terjadi di laga-laga penting selanjutnya dan merugikan tim, itu bisa menjadi masalah besar,” ungkapnya.

Kritik tajam Bruno tidak berhenti di situ. Ia bahkan mengunggah foto para wasit yang bertugas dalam pertandingan tersebut, termasuk Aidil Azmi sebagai wasit utama, Aprisman Aranda sebagai wasit VAR, dan Azizul Alimmudin sebagai AVAR. "Pekerjaan yang tak dapat dipercaya dari mereka. Mereka punya 6 monitor tetapi tak berguna. Selamat untuk kalian," tulis Bruno dengan nada penuh kekecewaan.

Meskipun menerima kritik dari pemain sekelas Bruno Moreira, Aprisman Aranda tetap fokus menjalankan tugasnya sebagai seorang wasit profesional. Sebagai salah satu wasit muda yang telah meraih lisensi FIFA, Aprisman terus berusaha meningkatkan kualitas kinerjanya di lapangan.

Aprisman telah membuktikan bahwa dengan kerja keras, dedikasi, dan pengorbanan, dirinya mampu mencapai posisi yang diimpikan banyak wasit di Indonesia. Kritik yang datang, meski keras, menjadi bagian tak terpisahkan dari tugasnya sebagai pengadil lapangan yang harus siap menghadapi berbagai tekanan.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore