
Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes berduel bola dengan pemain sepak bola Timnas Australia Mitchell Duke dalam pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (10/9/2024)
JawaPos.com – Timnas Indonesia memiliki asa dan mimpi untuk menembus peringkat 100 besar dunia dalam ranking FIFA.
Skuad Garuda bisa semakin dekat mewujudkan itu jika terus berhasil meraih hasil positif pada putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia periode Oktober dan November 2024.
Saat ini, Timnas Indonesia menempati peringkat ke-130 dalam dengan koleksi 1124,17 poin. Posisi Garuda tersebut naik tiga anak tangga dari ranking FIFA periode 18 Juli lalu. Mereka menggusur negara-negara seperti Nicaragua, Rwanda, dan Gambia.
Kenaikan peringkat tersebut tak lepas dari keberhasilan Timnas Indonesia mencuri poin saat berhadapan dengan Arab Saudi dan Australia, di dua laga awal di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Garuda sukses mencuri satu angka saat menghadapi Arab Saudi di Jeddah pada Jumat (6/9) dini hari WIB. Mereka menahan imbang dengan skor 1-1.
Sementara pada laga kedua di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Timnas Indonesia juga dapat satu poin lagi kontra Australia, tim yang menempati urutan ke-24 dunia.
Meski bagus, tapi perjalanan Timnas Indonesia menuju ranking 100 besar dunia dan Piala Dunia 2026 masih jauh. Garuda masih memiliki delapan pertandingan lagi untuk mengakhiri putaran ketiga dan menentukan nasibnya.
Lawan-lawan yang dihadapi berikutnya pun tidak mudah pula. Setidaknya hingga November nanti, Timnas Indonesia akan menghadapi negara-negara seperti Bahrain, China, dan Jepang. Juga Arab Saudi untuk kedua kalinya.
Pada periode Oktober misalnya, Timnas Indonesia akan melakoni dua laga tandang. Yakni melawan Bahrain pada 10 Oktober, lalu dilanjutkan dengan kontra China lima hari kemudian alias 15 Oktober.
Dua pertandingan ini jelas tidak mudah untuk Timnas Indonesia. Selain mereka harus menjalani dua laga tandang sekaligus, Bahrain dan China bukan lawan yang mudah.
Negara pertama adalah tim yang sukses mempermalukan tuan rumah Australia pada laga perdana. Sedangkan China merupakan tim yang menempati ranking FIFA 100 besar dunia.
Setelah itu, Timnas Indonesia akan kembali bermain pada November. Kebalikan dari Oktober, pada periode tersebut Garuda akan memainkan dua laga kandang, yang kemungkinan digelar di GBK juga.
Pun begitu, tetap tidak akan mudah bagi Timans Indonesia karena lawannya lebih sulit dari periode Oktober. Negara pertama yang harus dijamu Garuda adalah Jepang, tim terkuat di grup C sekaligus karyawan tetap Piala Dunia. Pertandingan ini akan berlangsung pada 14 November.
Jepang bahkan pada dua laga awal sangat mengerikan. Mereka menghajar China dengan skor 0-7 dan Bahrain digulung dengan skor 5-0. Jepang pun berdiri dengan kokoh di puncak klasemen grup C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Kemudian laga berikutnya adalah menghadapi Arab Saudi. Ya, periode November sudah masuk pertandingan leg kedua putaran ketiga. Bedanya, Timnas Indonrsia kali ini akan berstatus sebagai tuan rumah pada 19 November.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
