
Pesepak Bola Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen berduel bola dengan pemain sepak bola Timnas Australia dalam pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (10/9/202
JawaPos.com — Ambisi besar Timnas Indonesia untuk menembus peringkat 100 besar dunia terus digaungkan oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Target ini bukan sekadar mimpi, melainkan sebuah tantangan konkret yang diberikan kepada pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Melalui perpanjangan kontraknya hingga 2027, Shin Tae-yong diharapkan bisa membawa skuad Garuda menuju posisi yang lebih terhormat di kancah internasional. Dengan peringkat 100 besar sebagai sasaran utamanya.
Dalam sebuah wawancara dengan program Rosi di Kompas TV pada Kamis (16/5/2024), Erick Thohir secara terbuka menyampaikan bahwa target ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang PSSI.
"Kami membicarakan bahwa kerja sama ini akan berlanjut sampai 2027. Ada beberapa diskusi seperti target berikutnya yang ingin dicapai apa. Saya bilang kalau target berikutnya 100 besar," kata Erick Thohir.
Saat ini, Timnas Indonesia berada di peringkat ke-130 FIFA dengan koleksi 1124,17 poin. Naik tiga peringkat setelah berhasil menahan imbang Arab Saudi dan Australia dalam dua laga penting di Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Namun, untuk bisa menembus 100 besar, Indonesia masih harus mengejar ketertinggalan poin yang cukup signifikan.
Saat ini, target utama Timnas Indonesia adalah menyamai atau bahkan melampaui poin Timnas Thailand, yang menempati peringkat ke-101 FIFA dengan 1218,56 poin.
Artinya, ada jarak sebesar 94,39 poin yang memisahkan Indonesia dari Thailand, dan tentu saja dari posisi yang diincar, yaitu peringkat 100 besar dunia.
Meski margin ini terlihat besar, peluang untuk mengejarnya terbuka lebar. Dengan rentang waktu tiga tahun hingga 2027, Timnas Indonesia memiliki kesempatan untuk memperkecil jarak tersebut melalui serangkaian pertandingan internasional, baik dalam ajang resmi maupun uji coba.
Poin penting yang diperlukan adalah kemenangan beruntun melawan tim-tim dengan peringkat FIFA yang lebih tinggi atau setidaknya selevel dengan Indonesia.
Hasil imbang yang diraih Indonesia saat berhadapan dengan Arab Saudi dan Australia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 memberikan tambahan poin yang cukup signifikan.
Meski belum mencapai kemenangan, dua hasil imbang ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki kemampuan untuk bersaing dengan tim-tim besar di Asia.
Keberhasilan menahan tim kuat seperti Arab Saudi dan Australia juga memberikan sinyal positif bagi masa depan Timnas Indonesia.
Kedua tim tersebut menempati peringkat yang jauh lebih tinggi dari Indonesia di ranking FIFA, dan hasil imbang melawan mereka tentu berkontribusi dalam menambah poin FIFA.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Maroko: Vinicius Junior dan Achraf Hakimi Siap Saling Sikut di Piala Dunia
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
