
Pekerja melakukan perawatan media tanam saat revitalisasi rumput Field of Play lapangan SUGBK di Jakarta, Rabu (26/6/2024).
JawaPos.com – Pusat Pengelolaan Komplek Gelanggang Olahraga Bung Karno (PPKGBK) sebagai Badan Layanan Umum (BLU) yang mengelola kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, sedang berusaha keras meningkatkan kualitas layanan publik dengan standar internasional.
Salah satunya dengan melakukan perawatan intensif pada rumput lapangan/field of play (FOP) Stadion Utama GBK (SUGBK) untuk mencapai kondisi optimal.
Seperti dikabarkan melalui pssi.org pada Kamis (15/8), Direktur Utama PPKGBK Rakhmadi A. Kusumo mengatakan bahwa saat ini pekerjaan pemeliharaan lapangan SUGBK sedang berada dalam tahap maturasi rumput, setelah proses penggelaran rumput jenis Zoysia Matrella yang dimulai pada Juli 2024.
“Rumput di Stadion Utama GBK masih dalam tahap maturasi setelah pemasangan. Kami sebagai pengelola GBK telah melakukan upaya maksimal untuk memastikan rumput tumbuh kuat dan dalam kondisi terbaik,” kata Rakhmadi A. Kusumo setelah tinjauan lapangan GBK bersama Sekjen PSSI Yunus Nusi.
Sekjen PSSI Yunus Nusi mengapresiasi upaya PPKGBK dalam perawatan rumput SUGBK menjelang pertandingan Indonesia melawan Australia pada 10 September mendatang.
"PSSI berterima kasih kepada PPKGBK yang berusaha maksimal memasang rumput terbaik menjelang pertandingan melawan Australia. Saya tadi cek kondisi rumput SUGBK dan ada perkembangan signifikan. Kami berharap rumput SUGBK siap untuk laga tersebut. Saya juga berharap agar berita tentang kondisi rumput dilaporkan dengan lebih bijak, karena banyak informasi di media sosial yang tidak sesuai dengan fakta. Mari kita dukung timnas dan PSSI dengan berita yang benar,” ujar Yunus Nusi.
Upaya peningkatan intensitas pekerjaan revitalisasi lapangan di SUGBK pada tahap perawatan ini berfokus pada percepatan adaptasi dan perataan permukaan rumput. Tim revitalisasi rumput GBK memindahkan rumput dari area nursery yang sudah berusia lebih dari satu tahun ke lapangan SUGBK.
Saat ini, pengelola SUGBK sedang menjalani tiga tahap perawatan, yaitu pemupukan intensif, proses rolling, verticut, dan top dressing untuk mencapai kerataan yang optimal, serta pengecekan dan uji fungsi teknis secara berkala.
“Kami yakin dengan perawatan intensif ini, rumput akan layak digunakan sesuai standar internasional. Namun, pada akhirnya kami sebagai pengelola akan mengikuti keputusan akhir terkait kelayakan rumput yang akan ditentukan oleh FIFA atau AFC Match Competition melalui final checking,” tambah Rakhmadi A. Kusumo.
Dalam setiap perkembangan dan hasil pekerjaan revitalisasi lapangan SUGBK, pengelola GBK juga berkoordinasi dengan lima unsur utama yaitu instansi pemerintah, konsultan/ahli, PSSI, media massa, dan masyarakat.
Dengan optimalisasi unsur-unsur ini sesuai dengan kompetensinya masing-masing, diharapkan proses revitalisasi lapangan dapat dipahami secara menyeluruh oleh semua pihak terkait.
“Sinergi antara kelima unsur tersebut dilakukan agar para pemangku kepentingan dapat memperoleh informasi yang utuh melalui kanal komunikasi yang tepat, mulai dari tahap perencanaan hingga pemilihan metode penanganan lapangan/FOP yang sesuai,” tutupnya.
PPKGBK sebagai BLU di bawah Kementerian Sekretariat Negara, saat ini sedang melakukan rangkaian revitalisasi lapangan SUGBK dari Juni hingga Oktober 2024 untuk meningkatkan kualitas layanan publik dan mendukung prestasi olahraga nasional di ajang kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Kegiatan ini akan dilanjutkan setelah misa akbar di GBK saat kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia pada September mendatang. Pengelola GBK bersama konsultan telah merencanakan pekerjaan ini dengan matang sebagai bagian dari rencana induk 2024/2025 menuju GBK yang berstandar internasional. Selain SUGBK, perawatan rumput juga dilakukan di Lapangan Sepak Bola A/B/C, Stadion Madya, Baseball, dan Softball.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
