
ABSEN: Jay Idzes harus absen kontrak Irak dan akan digantikan pemain lain di lini belakang Timnas Indonesia. (Instagram Jay Idzes)
JawaPos.com — Kabar mengejutkan datang dari skuad Timnas Indonesia menjelang pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Bek tengah andalan Jay Idzes resmi dicoret dari daftar pemain untuk pertandingan kontra Irak pada Juni 2024.
Keputusan ini diambil menyusul keberhasilan Idzes membawa klubnya, Venezia, meraih tiket promosi ke Serie A Italia.
Jay Idzes, bek tengah berusia 24 tahun, baru saja mengantarkan Venezia kembali ke kasta tertinggi sepak bola Italia. Venezia sukses mengamankan promosi setelah menumbangkan Cremonese di laga leg kedua final play-off yang digelar pada Senin (3/6/2024) dini hari WIB. Gol tunggal dari Christian Gytkjaer pada menit ke-24 memastikan kemenangan Gli Arancionerverdi. Idzes tampil impresif sepanjang laga, memperlihatkan ketangguhannya dalam menjaga lini pertahanan tim.
Selama musim ini, Idzes telah menjadi pemain kunci bagi Venezia dengan mencatatkan tiga gol dari 30 penampilan. Performa gemilangnya sepanjang musim ini akhirnya membuahkan hasil manis berupa tiket promosi ke Serie A. Namun, keberhasilan ini juga membawa konsekuensi tersendiri bagi Timnas Indonesia.
Pelatih Shin Tae-yong telah mengonfirmasi bahwa Jay Idzes tidak akan bergabung dengan skuad Garuda sebelum 5 Juni 2024. Artinya, Idzes dipastikan absen dalam pertandingan melawan Irak. "Untuk Jay Idzes, karena dia masuk play-off promosi Serie B, maka dia baru datang 5 Juni," ungkap Shin Tae-yong pada 28 Mei 2024 lalu. "Jadi, pertandingan lawan Irak, dia tidak akan bermain," tambah pelatih asal Korea Selatan tersebut.
Absennya Idzes tentu saja merupakan kerugian besar bagi Timnas Indonesia, mengingat kontribusi besar yang telah dia tunjukkan. Namun, Shin Tae-yong sudah menyiapkan alternatif lain untuk mengatasi ketiadaan sang bek tengah. Dalam laga uji coba melawan Tanzania pada Minggu (2/6/2024), Timnas Indonesia menunjukkan dominasinya meskipun gagal meraih kemenangan. Pertandingan tersebut menjadi ajang bagi Shin Tae-yong untuk mencoba formasi dan pemain yang berbeda.
Dalam pertandingan tersebut, Shin Tae-yong menggunakan formasi tiga bek tengah yang telah menjadi andalannya. Pelatih asal Korea Selatan ini biasanya mengandalkan formasi 3-5-2 atau 3-4-3. Melawan Tanzania, Shin Tae-yong memilih skema 3-4-3.
Untuk pertandingan melawan Irak, diperkirakan Shin Tae-yong akan tetap mengandalkan formasi ini, meski dengan susunan pemain yang sedikit berbeda.
Posisi bek tengah yang biasanya ditempati oleh Jay Idzes akan diisi oleh Rizky Ridho. Ridho bermain sebagai bek tengah di sisi kiri, sementara dua bek tengah lainnya adalah Jordi Amat di tengah dan Sandy Walsh di sisi kanan. Susunan ini terbukti cukup solid dalam laga melawan Tanzania dan diharapkan mampu memberikan perlindungan maksimal bagi penjaga gawang.
Di pos penjaga gawang, Ernando Ari tetap menjadi pilihan utama meskipun Nadeo Argawinata juga telah bergabung dengan tim. Ernando menunjukkan performa yang konsisten dan bisa diandalkan dalam beberapa laga terakhir.
Sedangkan di lini tengah, duet Ivar Jenner dan Thom Haye diperkirakan akan kembali menjadi andalan. Keduanya memiliki kemampuan distribusi bola yang baik dan mampu memberikan stabilitas di lini tengah.
Untuk posisi bek sayap kiri, persaingan cukup ketat antara Shayne Pattynama, Pratama Arhan, dan Nathan Tjoe-A-On. Dalam laga melawan Tanzania, Pattynama tampil sebagai starter, namun Arhan juga merupakan pilihan yang tak kalah solid. Keputusan akhir akan sangat tergantung pada strategi yang diinginkan oleh Shin Tae-yong untuk menghadapi Irak.
Di lini serang, trio Marselino Ferdinan, Rafael Struick, dan Ragnar Oratmangoen diperkirakan akan tetap menjadi andalan. Ketiga pemain ini memiliki kecepatan dan kemampuan mencetak gol yang baik, sehingga diharapkan mampu menjadi ancaman bagi pertahanan lawan. Kombinasi mereka diharapkan dapat memberikan tekanan yang konsisten dan peluang mencetak gol bagi Timnas Indonesia.
Kehilangan Jay Idzes memang menjadi tantangan, namun Shin Tae-yong yakin dengan kemampuan para pemain lainnya untuk mengisi kekosongan tersebut. Pelatih asal Korea Selatan ini telah menunjukkan kemampuannya dalam meracik strategi yang efektif meski dihadapkan pada berbagai kendala. Pertandingan melawan Irak akan menjadi ujian berat, namun Timnas Indonesia siap memberikan yang terbaik demi meraih hasil positif.
Dalam beberapa bulan terakhir, Timnas Indonesia menunjukkan peningkatan performa yang signifikan. Kemenangan beruntun dalam dua laga kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Vietnam memberikan suntikan semangat yang besar. Meski hasil imbang melawan Tanzania tidak ideal, laga tersebut tetap memberikan pelajaran berharga bagi skuad Garuda.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
