
PENUH PERJUANGAN: Kisah Andik Vermansah yang penuh perjuangan jadi salah satu pondasi penting kesuksesan kariernya sebagai pemain sepak bola. (Instagram Andik Vermansah)
JawaPos.com — Pada 2017, Persebaya Surabaya menjadi sorotan publik ketika diketahui menawarkan kontrak senilai Rp 5 miliar kepada Andik Vermansah untuk tiga musim.
Tawaran tersebut diungkapkan dalam sebuah surat terbuka yang disampaikan oleh Presiden Persebaya Surabaya Azrul Ananda. Namun, apa yang sebenarnya terjadi di balik negosiasi antara klub dan pemain?
Dalam konferensi pers di Gelora Bung Tomo, Surabaya, Azrul Ananda menjelaskan bahwa kesepakatan tersebut sebenarnya telah tercapai sebelumnya, namun terkendala oleh kontrak yang masih berlaku di klub Malaysia Selangor FA serta cedera yang dialami oleh Andik. Meskipun demikian, Persebaya Surabaya tetap berupaya untuk bernegosiasi ulang dengan pemain tersebut.
"Kalau saya tidak membalas angka, ya saya membalas. Pesannya saya balas," kata Azrul Ananda kala itu dilansir dari Jawa Pos Koran edisi 24 Januari 2018. “Kalau ketemu, kami bisa bicarakan secara privat,” ujarnya.
Perlu dicatat bahwa Andik bukanlah sosok yang asing dalam dunia sepak bola Indonesia. Kariernya yang cemerlang telah menjadikannya sebagai salah satu pemain yang paling dihormati dan diidolakan.
Namun, saat itu, masa depannya tampaknya terkatung-katung akibat berbagai faktor, termasuk cedera dan kontrak yang belum selesai.
"Ini bukan melulu soal angka. Kami (Persebaya dan Andik) pernah sepakat Rp 5 miliar untuk tiga musim saat Mas Andik masih cedera. Silakan tanya ke Mas Candra (Candra Wahyudi, direktur tim Persebaya di Liga 2 2017),” terang penghobi balap sepeda itu.
Ketika itu, kedua pihak sudah bersepakat, hanya terbentur kontrak Andik yang tersisa di klub Malaysia Selangor FA. Selain itu, pemain berusia 26 tahun tersebut sedang menjalani perawatan cedera. "Ketika negosiasi ulang, kami bisa memahami kok," jelas Azrul Ananda.
Azrul Ananda menegaskan bahwa negosiasi dengan Andik bukanlah semata-mata tentang nilai kontrak. Sebelumnya, Persebaya Surabaya bahkan telah sepakat untuk membayar Andik sebesar Rp 5 miliar untuk tiga musim saat pemain tersebut masih dalam masa pemulihan cedera. Namun, kesepakatan tersebut terbentur oleh kontrak yang masih berlaku di klub Malaysia Selangor FA, di mana Andik saat itu bermain.
Statistik Andik mentereng bersama Selangor FA kala itu berdasarkan data Transfermarkt
Penampilan 13
Gol 2
Assists 3
Kartu Kuning 1
Kartu Kuning Kedua 0

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
