
Ernando Ari begitu kecewa ketika gagal menjalani penalti kontra Vietnam U-23 di final Piala AFF U-23. (Instagram)
JawaPos.com – Ernando Ari Sutaryadi, atau yang lebih dikenal dengan nama Ernando Ari, adalah salah satu kiper muda berbakat Indonesia yang kini membela Persebaya Surabaya. Dia juga menjadi andalan tim nasional Indonesia di berbagai level usia, termasuk tim senior yang akan berlaga di Piala Asia 2023.
Pemusatan latihan dijadwalkan akan dimulai pada 20 Desember 2023 dan berlangsung hingga 6 Januari 2024 di Antalya, Turki.
Namun, perjalanan karier Ernando Ari tidak selalu mulus. Dia pernah mengalami cedera parah akibat ulah dokter gadungan yang merusak ligamennya. Dia juga baru saja mengalami cedera engkel yang mengancam keikutsertaannya di Piala Asia.
Bagaimana kisah Ernando Ari dari masa kecil hingga menjadi kiper timnas Indonesia? Simak ulasannya berikut ini.
Masa Kecil dan Awal Karier
Ernando Ari lahir di Semarang, Jawa Tengah, pada 27 Februari 2002. Dia tumbuh dan menghabiskan masa kecilnya di kediaman orang tuanya yang terletak di Jl. Wanamukti, Sambiroto, Semarang.
Sejak kecil, dia sudah gemar bermain sepak bola bersama teman-temannya di lapangan dekat rumahnya.
Bakat Ernando Ari sebagai kiper mulai terlihat saat dia berusia 10 tahun. Dia bergabung dengan klub sepak bola lokal bernama PS Wanamukti. Di sana, dia mendapat bimbingan dari pelatihnya, Agus Riyanto, yang mengajarkan dasar-dasar menjadi kiper. Ernando Ari pun semakin serius menekuni posisi tersebut.
Pada 2016, Ernando Ari mendapat kesempatan untuk mengikuti seleksi tim nasional Indonesia U-16. Dia berhasil lolos dan menjadi bagian dari skuad Garuda Muda yang ditangani oleh Fachri Husaini. Bersama timnas U-16, Ernando Ari mengikuti berbagai turnamen, seperti Japan-ASEAN U-16 Youth Football Tournament JENESYS 2018, Piala AFF U-16 2018, dan Piala Asia U-16 2018.
Di turnamen JENESYS, Ernando Ari berhasil membawa timnas U-16 menjuarai kompetisi setelah mengalahkan Vietnam di final. Di Piala AFF U-16, Ernando Ari juga menjadi kiper utama yang membantu timnas U-16 meraih gelar juara setelah menang adu penalti melawan Thailand di final. Namun, di Piala Asia U-16, Ernando Ari dan kawan-kawan harus tersingkir di babak perempat final setelah kalah dari Australia.
Setelah mengikuti turnamen-turnamen tersebut, Ernando Ari mendapat tawaran dari Persebaya Surabaya untuk bergabung dengan tim U-16 mereka yang akan berlaga di Elite Pro Academy Liga 1 U-16. Ernando Ari pun menerima tawaran tersebut dan resmi menjadi pemain Persebaya pada Oktober 2018.
Cedera Parah Akibat Dokter Gadungan
Pada 2019, Ernando Ari mendapat panggilan dari timnas Indonesia U-19 yang saat itu dipersiapkan untuk mengikuti Piala Dunia U-20 2021. Dia menjadi salah satu kiper yang dipilih oleh pelatih Fakhri Husaini untuk mengikuti pemusatan latihan di Jakarta.
Namun, nasib nahas menimpa Ernando Ari saat dia mengikuti pemusatan latihan tersebut. Dia mengalami cedera lutut yang membuatnya harus menjalani operasi. Sayangnya, operasi yang dilakukan oleh dokter yang ditunjuk oleh PSSI ternyata tidak berhasil. Malah, operasi tersebut membuat ligamen Ernando Ari rusak parah.
Ernando Ari pun harus absen selama setahun untuk menjalani perawatan dan rehabilitasi. Dia juga gagal membela timnas U-19 di Piala Dunia U-20 2021 yang akhirnya dibatalkan karena pandemi COVID-19. Dia mengaku sangat kecewa dengan kejadian tersebut dan merasa dicurangi oleh dokter yang tidak bertanggung jawab.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
