
Bambang Suryo mengaku dapat teror usai membuka soal mafia di sepak bola Indonesia.
JawaPos.com - Mantan mafia sepak bola, Bambang Suryo, mengaku mendapat intimidasi dari beberapa pihak usai buka-bukaan di Mata Najwa beberapa waktu lalu. Dia bahkan mengaku didatangi 8 orang tak dikenal ke rumahnya.
Bambang dalam acara Mata Najwa 'PSSI Bisa Apa' bagian pertama beberapa waktu lalu memang lantang menyuarakan soal pengaturan skor di sepak bola. Bahkan, dia sampai menyebut nama Vigit Waluyo sebagai sosok yang paling berpengaruh soal kasus ini.
Alhasil, dirinya mendapat berbagai ancaman. Namun, pria yang kini menjabat sebagai manajer Persekam Metro FC itu mengaku sama sekali tak takut.
"Setelah datang ke Mata Najwa, banyak teror. Saya pernah didatangi dua kali sama delapan orang, ya saya hadapi. Saya tak tahu siapa mereka," kata Bambang Suryo.
Dalam Mata Najwa edisi Rabu (19/12), dia kembali menbuka lebih lebar isu ini. Dia bahkan menunjukkan buku berisi data-data orang yang terlibat dalam mafia sepak bola.
"Saya mengakui sendiri, saya pernah 'bermain' pada 2011 sampai 2015," tandas dia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
