Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 2 Februari 2017 | 19.53 WIB

Ketika Aji Bereuni Dengan Mantan Rekan Setim di Kursi Pelatih Arema FC

Photo - Image

Photo


Lima mantan pemain Arema dipercaya menangani tim berjuluk Singo Edan itu kini. Diharapkan bisa menularkan semangat kebersamaan.







APRIDIO ANANTA, Surabaya







ATMOSFER Arema mulai tahun ini dipastikan berbeda. Bukan hanya lantaran mereka mengganti nama dari Arema Cronus ke Arema FC. Tapi juga karena terobosan di kursi kepelatihan.



Mereka menempatkan lima eks pemainnya di sana. Yakni, Aji Santoso sebagai head coach yang dibantu Singgih Pitono, Joko ’’Gethuk’’ Susilo, dan Kuncoro sebagai asisten plus Yanuar ’’Begal’’ Hermansyah sebagai pelatih kiper.



Empat di antaranya, kecuali Begal, merupakan bagian dari Singo Edan –sebutan Arema– saat kampiun Galatama 1992–1993. ’’Bisa dibilang, komposisi pelatih Arema saat ini adalah yang pertama di Indonesia. Yaitu, bergabungnya para mantan rekan seklub di era Galatama,’’ ujar Aji.



Aji menerangkan, ada alasan kuat di balik penunjukan mantan rekan-rekannya semasa aktif menjadi pemain itu. Yaitu, menularkan spirit kebesaran Arema kepada para penggawa yang ada saat ini. Terutama dari sisi kebersamaan. Tidak hanya di lapangan. Tapi juga ketika tidak ada jadwal latihan dan pertandingan.



Sebab, justru ketika tidak ada jadwal berlaga, semua hal dari pemain bisa terlihat. ’’Kalau pendekatan kepada pemain tidak maksimal, itu (momen di luar lapangan) bisa berantakan,’’ kata mantan pemain dan pelatih Persebaya itu.



Gethuk dan Kuncoro sebelumnya terlibat di Arema. Sedangkan Singgih baru sebatas menangani Akademi Arema.



Penunjukan tersebut juga berkesan bagi Singgih. Sebab, itu kali pertama dia bekerja sama dengan Aji di struktur kepelatihan. Apalagi menangani tim kebanggaan yang menjadikannya pesepak bola ternama Indonesia.



’’Ibaratnya, dia (Aji) tahu apa yang kami inginkan meski belum sempat ngomong,’’ ujar Singgih.



Pemilik titel top scorer Galatama XI 1991–1992 dan Galatama XII 1992–1993 itu lantas menambahkan, kebersamaan yang diinginkan dalam pemain sudah tecermin dari mereka. Itulah yang nanti menjadi contoh konkret kepada para pemain.



Salah satu wujud kebersamaan yang dimaksud adalah pemilihan pemain. Aji mengamini pernyataan Singgih. Adam Alis, personel baru Arema FC tahun ini, juga buah dari diskusi antar pelatih.



’’Adam memang sudah selera saya sejak awal. Tetapi, tetap saja saya harus minta saran kepada mereka dan alhamdulillah seide,’’ ucap Aji.

Editor: Miftakhul F.S
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore