Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 23 April 2018 | 10.05 WIB

Sempat Ricuh, Persibo Ditahan Imbang Blitar Poetra

Petugas kepolisian turun tangan untuk menenangkan kericuhan dalam laga Persibo vs Blitar Poetra - Image

Petugas kepolisian turun tangan untuk menenangkan kericuhan dalam laga Persibo vs Blitar Poetra

JawaPos.com - Pertandingan laga terakhir putaran pertama Liga 3 Regional Jawa Timur, Persibo Bojonegoro melawan Blitar Poetra berakhir dengan skor 1-1. Laga di Stadion Letjen H. Soedirman Bojonegoro, Minggu (22/4), itu sempat diwarnai kericuhan.


Pada babak kedua pertandingan menjadi memanas. Terbukti, wasit Farid Riesdianto asal Sidoarjo, Jatim mengeluarkan delapan kartu kuning dan dua kartu merah. Dua kartu kuning untuk tuan rumah dan selebihnya diberikan kepada tim tamu.


Kedua gol dalam laga itu masing-masing dicetak pada babak kedua. Persibo tertinggal terlebih dahulu lewat tendangan Mayunda Virlo pada menit ke-88. Gol dari pemain nomor 10 itu tidak bertahan lama, selang satu menit kemudian Laskar Angling Dharma berhasil menyamakan kedudukan melalui tendangan M. Andi Sektiawan pada menit 89.


Setelah gol penyeimbang tercetak, pertandingan sempat memanas dan ricuh. Bahkan, sempat diwarnai kontak fisik. Beruntung dapat dihentikan. Bahkan, akibat kerusuhan tersebut suporter Laskar Angling Dharma sempat tersulut emosinya dan melontarkan cemoohan kepada ofisial Blitar Poetra.


Sebelumnya, ofisial Blitar Poetra juga terlibat adu mulut dengan wasit maupun pengawas pertandingan. Mereka menilai dua kartu merah yang diberikan kepada pemain Blitar Poetra sangat tidak wajar. Bahkan, pihak keamanan juga sampai turun tangan untuk menenangkan situasi.


Setelah permainan terhenti sekitar lima menit, pertandingan kembali dilanjutkan. Tetapi, skor tak berubah hingga laga berakhir. Dengan hasil tersebut, Blitar Poetra yang baru melakoni lima laga mengoleksi 13 angka. Sedangkan Persibo harus menutup paruh musim dengan 9 poin.


Sementara itu, pelatih Persibo, Jordi Kartiko menyayangkan anak asuhnya tidak bisa unggul dalam pertandingan krusial tersebut. Menurut Jordi, Persibo seharusnya bisa menang, sebab memiliki banyak peluang untuk mencipktakan gol.


"Para pemain terlihat percaya diri, tapi karena pemain depan tidak bisa memanfaatkan bola dengan baik, kami hanya mendapat satu gol," terang Jordi usai pertandingan.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore