
Bernardo Tavares (Dok. PSM Makassar)
JawaPos.com — Akrab dengan klub penunggak gaji, pelatih baru Persebaya Surabaya datang dengan mental tahan banting yang terbentuk dari pengalaman panjang di berbagai negara. Sosok itu adalah Bernardo Tavares, pelatih asal Portugal yang resmi ditunjuk sebagai nahkoda baru Persebaya Surabaya pada Super League 2025/2026 sejak 22 Desember 2025.
Bernardo Tavares bukan figur asing dengan persoalan finansial klub yang tak kunjung beres. Justru, masalah tunggakan gaji menjadi benang merah perjalanan kariernya hingga akhirnya berlabuh di Surabaya.
Nama lengkapnya Fernando José Bernardo Tavares, lahir di Proença-a-Nova, Portugal, pada 2 Mei 1980.
Ia mengantongi lisensi UEFA Pro dan dikenal menyukai formasi 4-3-3 bertahan yang menekankan kedisiplinan dan organisasi permainan.
Persebaya Surabaya mengikatnya dengan kontrak jangka panjang yang diperkirakan hingga 30 Juni 2028. Kepercayaan itu diberikan kepada pelatih yang terbiasa bekerja dalam situasi sulit dan penuh keterbatasan.
Awal kisah merantaunya bermula dari Belenenses, klub Portugal yang dilanda masalah keuangan.
Dalam wawancara dengan Luís Aresta dari Bola Branca, Tavares mengaku persoalan utang menjadi alasan utama meninggalkan negaranya.
“Saya mengambil lisensi UEFA Pro pada 2013, saat itu sebenarnya ada peluang memperpanjang kontrak di Belenenses, tetapi sudah ada utang yang cukup besar,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengacaranya mengingatkan perpanjangan kontrak berarti menghapus hak atas utang sebelumnya.
“Pada akhirnya, mau tidak mau saya harus keluar dari Portugal karena pasar kerja sangat jenuh dan peluang terbaik justru datang dari luar negeri,” kata Tavares.
Ia juga mengakui ada dorongan pribadi untuk mencoba melihat dunia, karena kesempatan itu belum tentu datang dua kali.
Petualangan luar negeri dimulai di Bahrain bersama Al-Hidd. Setahun kemudian ia sempat pulang ke Portugal melatih Tirsense, sebelum kembali merantau ke Al-Nahda di Oman.
Pada 2015, Tourizense menjadi klub terakhir yang ia tangani di Portugal. Setelah itu, ia menutup lembaran karier domestik dan sepenuhnya hidup sebagai pelatih kelana.
Tanzania, Maladewa, Makau, India, hingga Indonesia menjadi tempat singgah berikutnya. Dari semua negara itu, Tanzania justru meninggalkan kesan terdalam dalam hidupnya.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
