
Performa Diego Mauricio menjanjikan di lini depan Persebaya Surabaya saat hadapi Borneo FC. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Performa Diego Mauricio langsung mencuri perhatian dalam laga Persebaya Surabaya kontra Borneo FC di pekan ke-15 Super League 2025/2026. Penyerang asal Brasil itu menghadirkan dimensi baru serangan Green Force di mata asisten pelatih Shin Sang-gyu.
Meski laga di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya berakhir imbang 2-2, Persebaya Surabaya menunjukkan wajah berbeda dalam membangun serangan.
Intensitas permainan meningkat, alur bola lebih rapi, dan pergerakan lini depan terasa lebih hidup.
Shin Sang-gyu menilai hasil akhir memang belum sesuai harapan seluruh elemen tim. Namun, ia menegaskan perkembangan permainan menjadi catatan penting untuk perjalanan Persebaya Surabaya ke depan.
"Hasil pertandingan memang tidak sesuai harapan, namun peningkatan permainan tim menjadi catatan penting, terutama dari sisi kerja kolektif dan performa individu pemain," kata Shin, Sabtu (20/12/2025).
Pernyataan itu menjadi cermin optimisme tim pelatih melihat progres yang terjadi di lapangan.
Sorotan utama Shin mengarah pada performa Diego Mauricio yang menjalani debut sebagai starter musim ini. Pergerakan penyerang 34 tahun itu dinilai memberi warna baru dalam skema ofensif Persebaya Surabaya.
Menurut Shin, kontribusi Diego bukan kejutan karena sudah terlihat jelas selama sesi latihan. Kepercayaan pelatih pun terbayar dengan permainan disiplin dan efektif dari sang penyerang.
Diego Mauricio Machado de Brito datang ke Persebaya Surabaya dengan latar belakang pengalaman panjang di sepak bola profesional. Lahir di Rio de Janeiro pada 25 Juni 1991, Diego membawa karakter penyerang modern yang fleksibel.
Dengan tinggi badan 1,83 meter dan kaki dominan kanan, Diego berposisi utama sebagai penyerang depan-tengah. Ia juga mampu bermain sebagai sayap kiri maupun kanan sesuai kebutuhan taktik tim.
Nilai pasar Diego saat ini mencapai Rp 3,91 miliar, mencerminkan kualitas dan reputasinya sebagai penyerang berpengalaman. Persebaya Surabaya resmi mengikatnya sejak 22 Agustus 2025 untuk memperkuat lini serang musim ini.
Pada laga melawan Borneo FC, Diego tampil selama 68 menit dengan peran yang cukup sentral. Meski baru sekali bermain, kontribusinya langsung terasa dalam struktur permainan tim.
Baca Juga: Kecewa Keputusan VAR! Fabio Lefundes Minta Borneo FC Move On Usai Ditahan Imbang Persebaya Surabaya
Secara statistik, Diego mencatat expected goals atau xG sebesar 0,24 dari satu percobaan tembakan. Satu tembakannya tepat sasaran dengan akurasi tembakan mencapai 100 persen.
Efektivitas Diego juga terlihat dari akurasi umpan yang sempurna sepanjang pertandingan. Dari tujuh umpan yang dilepaskan, seluruhnya sukses dan membantu menjaga tempo permainan Persebaya Surabaya.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
