
Leo Lelis siap tunjukkan taringnya saat Persebaya Surabaya tandang ke markas PSBS Biak. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya harus menerima kenyataan pahit jelang laga penting kontra Persik Kediri. Apesnya, bek andalan Leo Lelis dipastikan absen lebih lama setelah Komite Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan hukuman tambahan atas pelanggaran keras yang terjadi saat Persebaya bertemu PSBS Biak pada 24 Oktober 2025.
Dalam keputusan resmi Komdis tertanggal 30 Oktober 2025, Lelis dinyatakan melakukan pelanggaran serius berupa tekel keras yang langsung berbuah kartu merah di pertandingan tersebut.
Ia dijatuhi sanksi tambahan berupa larangan tampil dalam dua laga serta denda sebesar Rp 10 juta, sehingga Persebaya harus mencari opsi lain di lini pertahanan pada laga-laga berikutnya.
Absennya Lelis datang di momen krusial ketika Persebaya sedang berupaya menjaga tren kemenangan.
Tim Green Force baru saja meraih kemenangan penting 2-1 atas Persis Solo setelah tiga pertandingan sebelumnya gagal meraih kemenangan.
Pada laga melawan Persis, Persebaya sempat tertinggal lebih dahulu melalui gol Kodai Tanaka di menit ke-15.
Namun, mental juang tim Kota Pahlawan terbayar saat Mihailo Perovic menyamakan skor menjelang turun minum, disusul gol penentu kemenangan dari Francisco Rivera di menit ke-52.
Kemenangan ini membawa Persebaya naik ke peringkat ke-9 klasemen sementara dengan koleksi 14 poin.
Meski demikian, permainan Persebaya dinilai masih belum sepenuhnya meyakinkan dan butuh peningkatan performa agar bisa stabil bersaing di papan tengah ke atas.
Pelatih Eduardo Perez mengakui timnya belum bermain sesuai ekspektasi.
“Kami tahu kami menjalani laga yang sulit. Kami banyak dapat tekanan,” ujar pelatih asal Spanyol tersebut.
Eduardo menilai kebangkitan mental menjadi kunci keberhasilan comeback di laga melawan Persis.
“Akhirnya babak pertama kami mencoba membalikkan (keadaan). Kami bangga terus mencoba mencetak gol dan (akhirnya) menang,” lanjutnya.
Meskipun terasa melegakan, Eduardo langsung mengalihkan fokus pada laga berikutnya yang tidak kalah menantang.
Ia menegaskan, “Kami sekarang akan memikirkan laga berikutnya,” menandakan pekerjaan rumah masih cukup banyak.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
