Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 Oktober 2025 | 04.12 WIB

Misi Legenda Persebaya Surabaya Robertino Pugliara! Bikin Sepak Bola Menyenangkan Bagi Semua

CEO Persebaya Azrul Ananda (ketiga kiri) bersama Direktur Operasional Persebaya Candra Wahyudi (kanan) dan Football Director Persebaya Academy Robertino Pugliara (kedua kanan). - Image

CEO Persebaya Azrul Ananda (ketiga kiri) bersama Direktur Operasional Persebaya Candra Wahyudi (kanan) dan Football Director Persebaya Academy Robertino Pugliara (kedua kanan).

JawaPos.com — Football Director Persebaya Academy, Robertino Pugliara, punya misi sederhana tapi bermakna besar. Ia ingin anak-anak mencintai sepak bola lewat cara yang menyenangkan, bukan dengan paksaan.

Legenda Persebaya Surabaya asal Argentina itu percaya, cinta terhadap permainan harus tumbuh dari rasa bahagia saat bermain. Dari situ, semangat dan motivasi muncul secara alami tanpa perlu tekanan.

“Kami ingin anak-anak belajar sepak bola dengan cara yang menyenangkan, bukan dengan paksaan. Mereka harus enjoy, karena dari situ muncul semangat dan cinta terhadap permainan ini,” ujar Papito dikutip dari Antara, Kamis (16/10/2025).

Robertino kini menjadi sosok penting di balik berdirinya Persebaya Academy, proyek baru dari manajemen Green Force untuk membangun masa depan sepak bola Surabaya.

Ia berperan besar dalam merancang kurikulum dan filosofi latihan bagi generasi muda.

Akademi ini menjadi bagian dari evolusi sistem pembinaan pemain muda Persebaya Surabaya yang kini berbentuk piramida tiga dimensi.

Sebelumnya, klub kebanggaan Arek-arek Suroboyo itu mengandalkan dua lapisan pembinaan melalui klub anggota dan Persebaya Future Lab.

CEO Persebaya Surabaya, Azrul Ananda, menjelaskan pembentukan Persebaya Academy merupakan langkah strategis untuk memperkuat regenerasi pemain.

Lewat akademi ini, pintu terbuka lebih lebar bagi anak-anak dari berbagai daerah yang ingin mengenal sepak bola secara profesional.

“Persebaya sudah terbukti memiliki pembinaan terbaik dalam sejarah sepak bola Indonesia. Dengan Persebaya Academy, piramida pembinaan kami berevolusi dari dua dimensi menjadi tiga dimensi,” kata Azrul.

Selama ini, pembinaan pemain Persebaya Surabaya bertumpu pada 20 klub anggota yang aktif membina pemain sejak usia dini.

Dari sana, talenta terbaik melangkah ke Persebaya Future Lab di bawah bimbingan Ganesa Putra sebelum menuju tim utama.

Kini, dengan adanya Persebaya Academy, anak-anak yang belum terhubung dengan klub anggota tetap punya kesempatan berkembang.

Mereka bisa belajar teknik dasar, memahami permainan, hingga mengasah karakter di lingkungan yang mendukung dan menyenangkan.

Robertino menegaskan, pembelajaran di akademi tidak hanya soal teknik dan taktik. Ia ingin setiap anak juga mendapat bekal karakter, mental, serta nilai-nilai positif dari sepak bola.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore