Toni Firmansyah wajib waspada hadapi Semen Padang jika tak ingin absen lebih cepat bersama Persebaya Surabaya. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Selain mempersiapkan taktik menghadapi Semen Padang, Eduardo Perez juga punya pekerjaan rumah penting lainnya. Pelatih Persebaya Surabaya itu wajib menyiapkan strategi khusus agar gelandang mudanya, Toni Firmansyah, tidak kembali menerima kartu kuning di laga Jumat (19/9/2025) mendatang.
Pasalnya, Toni sudah mengoleksi tiga kartu kuning hanya dalam empat penampilan awal bersama Green Force.
Jika kembali diganjar kartu kuning kontra Semen Padang, ia terancam absen di laga berikutnya dan tentu jadi kerugian besar bagi lini tengah Persebaya Surabaya.
Situasi ini membuat Persebaya Surabaya harus ekstra hati-hati dalam memanfaatkan tenaga Toni.
Julukan “tukang jagal” pun mulai melekat karena gaya bermainnya yang keras kerap memancing wasit untuk mengangkat kartu kuning.
Toni memang tampil penuh determinasi di lapangan, namun terkadang pelanggaran keras yang diambil bisa berdampak merugikan tim.
Dengan jadwal padat Super League, kehilangan satu gelandang pekerja keras bisa mengganggu keseimbangan tim asuhan Eduardo Perez.
Kekhawatiran itu muncul setelah laga melawan Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (12/9/2025).
Persebaya Surabaya gagal membawa pulang poin setelah takluk 0-1 lewat gol tunggal Uilliam Barros di menit ke-53.
Meski kalah, Green Force menunjukkan perbaikan signifikan terutama di babak kedua. Sayangnya, tekanan demi tekanan tidak berhasil membuahkan gol karena penyelesaian akhir yang masih tumpul.
Eduardo Perez mengakui rasa kecewa atas hasil tersebut, tetapi tetap mengapresiasi perjuangan tim. Ia menegaskan permainan memang terbagi dua, babak pertama milik Persib dan babak kedua dikuasai Persebaya Surabaya.
“Untuk saya, permainan ini memiliki dua bagian yang berbeda. Babak pertama untuk Persib, dan babak kedua untuk Persebaya,” kata Eduardo Perez sesuai pertandingan, Jumat (12/9/2025).
“Tentu saja kami sedih dengan hasilnya. Tapi di babak kedua, saya sangat senang dengan perjuangan dan semangat pemain,” sambungnya.
Pelatih asal Spanyol itu menegaskan masih ada waktu untuk berbenah sebelum duel melawan Semen Padang. Ia bertekad memperbaiki kekurangan yang terlihat di laga kontra Persib agar bisa tampil lebih tajam pekan depan.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
